DetikNews
Jumat 14 Oktober 2016, 00:00 WIB

Perhatikan! Ini Bedanya Radang Tenggorokan dan Amandel

Advertorial - detikNews
Perhatikan! Ini Bedanya Radang Tenggorokan dan Amandel Foto: adv
Jakarta -

Sakit tenggorokan dan amandel menjadi penyakit yang kerap menjangkiti anggota keluarga Anda. Meski sama-sama terjadi di dalam area leher, keduanya merupakan penyakit yang berbeda. Apakah perbedaannya?

Sakit tenggorokan atau radang tenggorokan adalah penyakit yang menyerang daerah tenggorokan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Streptococcus pyogenes. Biasanya penderita akan mengalami rasa sakit di daerah tenggorokan, tepatnya di daerah laring, faring, dan kelenjar amandel. Radang tenggorokan juga dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit lain, seperti demam rematik dan radang ginjal.

Bahkan jika radang ternggorokan menjangkiti anak, bisa berakibat lebih parah jika tidak segera disembuhkan. Yang terpenting, saat anak terkena radang tenggorokan maka orang tua harus tetap memberikan banyak minum air putih. Khusus untuk bayi, usahakan untuk tetap disusui.

"Pada beberapa kasus, anak muntah-muntah dan tidak mau minum atau makan sama sekali hingga dehidrasi. Kondisi dehidrasi inilah yang berbahaya jika dibiarkan terus-menerus," tutur dokter spesialis anak RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Hanindita, SpA.

Sedangkan radang amandel adalah radang pada kelenjar tonsil, yaitu salah satu kelenjar yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk menangkap dan membunuh kuman pada saluran pernapasan. Menurut Dr Siti Faisa Abiratno, SpTHT, MSc, radang amandel bisa disebabkan oleh infeksi virus (coxsackie virus, adenovirus, atau Epstein-Barr virus), atau bisa juga oleh bakteri yang kebanyakan dari Group A Streptococcus, sehingga radang ini dapat menimbulkan rasa sakit dan kesulitan bernapas.

Jika radang amandel disebabkan oleh bakteri, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menghilangkan infeksi tersebut. Tapi jika disebabkan oleh virus, maka diusahakan untuk banyak minum air putih, mengonsumsi makanan yang lunak, serta diberikan obat untuk mengurangi gejala yang ada.

"Jika amandel yang dialaminya sudah kronis atau tidak bisa lagi diatasi dengan obat, maka harus dilakukan operasi untuk mengangkat amandel yang meradang tersebut," ujar Dr Faisa.

Agar tidak terinfeksi dua radang tersebut, dokter menyarankan agar menjaga pola makan dan kebersihan. Salah satu cara yang efektif adalah berkumur dengan obat kumur BETADINE® OBAT KUMUR

BETADINE® OBAT KUMUR memiliki kandungan zat aktif povidone iodine 1% yang merupakan antiseptik dengan spektrum luas. Povidone iodine adalah kompleks iodin, yang membunuh mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus, protozoa, dan spora bakteri. Oleh karena itu dapat digunakan untuk mengobati infeksi karena mikroorganisme.

Obat kumur povidone iodine digunakan untuk mengobati infeksi mulut dan tenggorokan, seperti gingivitis (radang gusi) dan tukak mulut. Hal ini juga digunakan untuk menjaga kebersihan mulut, untuk membunuh mikroorganisme sebelum, selama dan setelah operasi gigi dan mulut yang bertujuan untuk mencegah infeksi.

Jangan biarkan sakit tenggorokan mengganggu Anda dan keluarga, berkumurlah dengan BETADINE® OBAT KUMUR selama 30 detik, 3-5 kali sehari.


(adv/adv)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed