Aksi Pelajar RI Inisiasi Water Guardian, Hadirkan MCK bagi Warga Kemayoran

Aksi Pelajar RI Inisiasi Water Guardian, Hadirkan MCK bagi Warga Kemayoran

sls - detikNews
Rabu, 09 Sep 2026 12:53 WIB
Aksi Pelajar RI Inisiasi Water Guardian, Hadirkan MCK bagi Warga Kemayoran
Dok. Istimewa
Jakarta -

Berangkat dari persoalan air bersih dan sanitasi, pelajar Indonesia Darren Ismaya Karmaina menginisiasi Water Guardian. Melalui inisiatif ini, Darren mendorong kepedulian generasi muda terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat melalui aksi nyata.

Implementasi pertama Water Guardian diwujudkan melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) bagi masyarakat di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Proyek ini berangkat dari ketertarikan Darren terhadap persoalan akses air bersih dan sanitasi, serta Sustainable Development Goal (SDG) 6: Clean Water and Sanitation.

Namun, Darren ingin Water Guardian tidak berhenti pada kampanye saja. Inisiatif ini berangkat dari pertanyaan sederhana tentang langkah yang dapat dilakukan pelajar untuk membantu mengatasi persoalan nyata di masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang sebenarnya bisa dilakukan seorang pelajar untuk membantu menghadapi persoalan nyata di masyarakat?," ungkap Darren dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Dari pertanyaan tersebut, Water Guardian berkembang dari sebuah gagasan menjadi proyek nyata. Proyek ini turut melibatkan masyarakat, tokoh setempat, pemerintah daerah, mitra CSR, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

Groundbreaking fasilitas Water Guardian dilakukan pada Juni 2026 dengan melibatkan unsur pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan warga. Setelah melalui proses pembangunan, fasilitas MCK tersebut kini telah selesai dan memasuki tahap operasional.

Namun bagi Darren, selesainya pembangunan bukan merupakan akhir dari Water Guardian. "Membangun fasilitas adalah langkah pertama. Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar digunakan, dirawat, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat," katanya.

Bukan Sekadar Membangun MCK

Water Guardian menargetkan proyek Kemayoran sebagai Site #1 untuk mengembangkan dan mempelajari pengelolaan fasilitas sanitasi berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Tahap berikutnya akan diarahkan pada pemeliharaan fasilitas, keterlibatan masyarakat, pemantauan penggunaan, kualitas air, kebersihan dan higiene, serta pengukuran dampak secara berkala.

Water Guardian mengembangkan proyeknya melalui tahapan BUILD → OPERATE → MEASURE → RESEARCH → IMPROVE → REPLICATE → SCALE. Setelah fasilitas dibangun dan dioperasikan, dampaknya akan diukur sebagai dasar untuk penelitian dan pengembangan berikutnya.

Hasil pengukuran akan dikaji bersama ahli dan akademisi untuk menentukan aspek yang perlu diperbaiki. Jika model Kemayoran dinilai efektif dan berkelanjutan, Water Guardian dapat mempertimbangkan penerapannya di komunitas lain.

Belajar Arti Kepemimpinan

Bagi Darren, Water Guardian juga menjadi pengalaman belajar mengenai arti kepemimpinan. Ia menyadari persoalan sosial yang nyata jauh lebih kompleks dibandingkan ketika dipelajari di dalam kelas.

Menjalankan Water Guardian mendorong Darren untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan berbagai stakeholder, belajar dari pihak yang berpengalaman, serta mengelola keterbatasan. Proyek sosial, menurutnya, membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Karena itu, Darren tidak ingin Water Guardian dipandang sebagai proyek seorang pelajar yang datang untuk "menyelamatkan" sebuah komunitas. Sebaliknya, ia ingin mengembangkan Water Guardian sebagai bentuk kolaborasi antara generasi muda, masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan ke depan, akademisi.

Melalui Water Guardian, Darren ingin membawa pesan generasi muda tidak harus menunggu hingga dewasa untuk mulai memberikan kontribusi terhadap persoalan di sekitar mereka.

Namun, Darren menilai kepedulian saja tidak cukup. Menurutnya, kepedulian perlu diikuti dengan aksi, kolaborasi, pengukuran, perbaikan, dan keberlanjutan. Karena itu, peresmian fasilitas MCK Water Guardian di Kemayoran bukan menjadi akhir proyek.

Darren menilai setelah fasilitas mulai digunakan, justry akan muncul pertanyaan yang lebih penting. "Apakah yang kami bangun benar-benar bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat?" katanya.

Darren menegaskan hasil evaluasi menjadi dasar untuk pengembangan program selanjutnya.



(Bayan/sls)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait