Gandeng OJK, bankjatim Gelar Vaksinasi 7.600 Dosis di Pulau Bawean

Advertorial - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 10:00 WIB
adv_jatim
Foto: dok. Bankjatim
Jakarta - Dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim)bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar vaksinasi massal. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hasan Jufri, Sangkapura, Bawean Kabupaten Gresik pada 20 hingga 25 September 2021.

Seremonial program vaksinasi dihadiri secara langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kepala Kantor OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Deputi Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Timur Harmanta, Direktur Utama bankjatim Busrul Iman, serta Direktur TI & Operasi bankjatim Tonny Prasetyo

Dalam sambutannya, Direktur Utama bankjatim Busrul Iman mengatakan ini adalah kali pertama pihaknya mengadakan vaksinasi massal di Pulau Bawean. "Kali ini terdapat 7.600 vaksin dosis ke 1 yang akan diberikan kepada pelajar SMP dan SMA Sederajat, serta masyarakat umum di wilayah Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak Pulau Bawean," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut bankjatim juga melakukan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 juta & Rp300 juta, serta penyerahan secara simbolis Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Ia berharap program tersebut dapat mencapai target 7.200 pelajar yang ada di Pulau Bawean.

"Sampai dengan bulan Agustus 2021, pencapaian KEJAR yang telah dilaksanakan bankjatim sebanyak 57 ribu rekening dengan nominal 544 juta rupiah, semoga pencapaian ini terus meningkat seiring dengan terealisasinya KEJAR di Pulau Bawean" jelas Busrul.

Selain itu, Busrul mengatakan bankjatim juga melakukan launching QRIS. Tujuannya yaitu untuk mempermudah nasabah maupun masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan perbankan di wilayah Bawean dan sekitarnya.

"Saat ini QRIS telah tersedia di tempat - tempat strategis di wilayah Bawean seperti Bandara Udara Harun Thohir, tempat wisata, tempat perbelanjaan, tempat ibadah, serta rumah sakit dan klinik kesehatan," kata Busrul.

Sementara itu, Ketua OJK Kantor Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi menjelaskan kegiatan vaksinasi massal ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung dan menyukseskan program vaksinasi yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Selain itu kami juga memiliki kepentingan terkait dengan program KEJAR, yaitu untuk memberikan pemahaman literasi keuangan khususnya kepada pelajar yang ada di Pulau Bawean. Kami yakin dengan adanya pemahaman literasi keuangan ini, masa depan masyarakat pulau Bawean akan lebih maju," terang Bambang.

adv_jatim

Foto: dok. Bankjatim

Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengapresiasi dukungan dari OJK, Bank Indonesia, dan Bank Jatim terhadap percepatan program vaksinasi sampai ke Pulau Bawean. Selain itu, Emil berharap penyaluran KUR dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa pandemic COVID-19.

"Selain itu, kita juga sudah saksikan pula peluncuran QRIS bankjatim di pulau Bawean. Caranya pun mudah, tinggal menggunakan aplikasi Jconnect bankjatim. Kemudian pilih QRIS dan cukup scan barcode di merchant, tempat wisata, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta rumah sakit dan klinik kesehatan yang telah menggunakan QRIS," pungkasnya.

Melalui produk-produk layanan digital, bankjatim memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat yang sedang berada di rumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran COVID-19.Dengan memanfaatkan layanan JConnect bankjatim, seperti JConnect Mobile, JConnect internet banking, JConnect e-kmg, serta JConnect e-loan, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan atau pengajuan kredit dengan cepat, mudah, dan aman. (adv/adv)