Mengenal Wakaf dalam Asuransi Syariah, Apa Manfaatnya?

Advertorial - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 00:00 WIB
adv allianz
Foto: Shutterstock
Jakarta - Wakaf merupakan salah satu ibadah untuk mengumpulkan amalan jariyah. Amalan ini menuntun seseorang untuk menyerahkan sebagian harta benda untuk dimanfaatkan bagi keperluan ibadah dan kesejahteraan umum.

Saat ini, telah terjadi perkembangan instrumen, wakaf tidak hanya bisa dilakukan dengan memberikan aset tidak bergerak seperti tanah atau bangunan, tetapi bisa juga menggunakan uang atau wakaf tunai.

Berdasarkan pada Outlook Perwakafan Indonesia, Badan Wakaf Indonesia (BWI) memprediksi bahwa wakaf tunai akan menjadi wakaf yang semakin diminati masyarakat Indonesia pada tahun 2021. Menurut BWI, Indonesia memiliki potensi wakaf yang mencapai Rp 180 Triliun per tahun.

Walau begitu jumlah akumulatif wakaf per Januari 2021 masih tergolong rendah yaitu mencapai Rp 819,36 miliar. Hal ini disebabkan oleh minimnya literasi mengenai wakaf, tata kelola, portofolio wakaf, hingga kemudahan cara berwakaf.

Lebih lanjut, menurut riset yang dilakukan Nielsen pada tahun 2017, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa wakaf harus dalam bentuk tanah atau bangunan sehingga harus mapan atau siap secara finansial sebelum berwakaf, padahal bentuk wakaf sangat luas dan ada banyak cara untuk berwakaf.

Untuk itu, PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui unit Allianz Life Syariah menggelar acara Media Workshop dengan tema "Mengenal Wakaf Pada Manfaat Asuransi Syariah". Acara ini mengajak masyarakat dalam mengenal konsep berbuat kebaikan dan tolong menolong, khususnya melalui Wakaf.

Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia Yoga Prasetyo mengatakan Allianz Life Syariah memiliki komitmen untuk mengajak masyarakat berbagi kebaikan, salah satunya melalui fitur wakaf pada manfaat asuransi syariah. Fitur ini sangat sejalan dengan prinsip tolong menolong dalam asuransi syariah.

"Meskipun manfaatnya luas, pemahaman terkait wakaf masih tergolong rendah sehingga kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat bekerja sama dengan Lembaga Nazhir. Kami meyakini apapun yang diawali dengan kebaikan dan diakhiri dengan kebaikan, akan memberikan manfaat bagi banyak orang," tutur Yoga dalam keterangan tertulis.

Allianz Life Syariah juga telah meluncurkan fitur wakaf pada produk asuransi jiwa unit link AlliSya Protection Plus sejak 2019. Hadirnya fitur ini didasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 106 Tahun 2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah.

Fatwa tersebut menyebutkan wakaf sebagai fitur produk asuransi syariah yang dilakukan dengan meniatkan manfaat asuransi yang dapat berupa santunan asuransi atau dana investasi, untuk diwakafkan.

adv allianzFoto: dok. Allianz Life Syariah

Dalam pengelolaan wakaf, Allianz bekerja sama dengan lembaga pengelola wakaf (Nazhir) yang terdaftar pada Badan Wakaf Indonesia (BWI), yaitu Dompet Dhuafa, Inisiatif Wakaf (I-wakaf), Rumah Wakaf Indonesia, serta Wakaf Al-Azhar, yang menerima harta benda wakaf untuk dikelola dan dikembangkan sesuai peruntukannya.

Lembaga pengelola wakaf ini memiliki tugas melakukan pengadministrasian harta benda wakaf, mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf sesuai amanah, mengawasi dan melindungi harta benda wakaf, serta melaporkan pelaksanaan tugas kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Dana wakaf yang terkumpul kemudian akan dikelola oleh lembaga pengelola wakaf (Nazhir) dan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan produktif yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

Salah satu manfaat dari wakaf lewat asuransi ini telah dirasakan kebaikannya oleh sebagian masyarakat melalui penyaluran wakaf pada beberapa program yang dikelola oleh I-wakaf, yakni Wakaf Uang, Wakaf Produktif berupa Boarding School dan juga Wakaf Proyek berupa Sumur Wakaf.

Dalam acara media workshop ini, salah satu lembaga pengelola wakaf yang bermitra dengan Allianz, yakni I-wakaf, hadir untuk memberikan informasi seputar wakaf, manfaatnya bagi masyarakat dan implementasinya melalui berbagai program wakaf.

Direktur I-wakaf Mohamad Yusuf menuturkan sebagai lembaga Nazhir, pihaknya terus berkomitmen untuk dapat mengelola dan mengembangkan wakaf sesuai amanah dan syariat. Pihaknya juga mendukung penuh inisiatif dari Allianz Life Syariah untuk mengenalkan wakaf melalui asuransi yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas.

"Berbuat kebaikan kepada sesama sambil mempersiapkan perlindungan diri dan keluarga tentu dapat memberikan kedamaian di dalam hati. Kami percaya setiap satu kebaikan yang ditabur, akan memberikan jutaan manfaat bagi orang di sekitar kita," ujarnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia Yoga Prasetyo, Head of Sharia Marketing & Business Support Allianz Life Indonesia Hendra Gunawan, dan Direktur Inisiatif Wakaf (I-wakaf) Muhamad Yusuf yang berbagi mengenai penerapan wakaf pada manfaat asuransi syariah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur wakaf pada produk AlliSya Protection Plus, silakan mengunjungi https://www.allianz.co.id/produk/asuransi-syariah/fitur-wakaf.html dan media sosial Allianz Facebook/twitter/Instagram/youtube: Allianz Indonesia. (adv/adv)