Raih Sertifikat ISO/IEC 20000, Layanan Jasa Raharja Makin Go Digital

Raih Sertifikat ISO/IEC 20000, Layanan Jasa Raharja Makin Go Digital

Jasa Raharja - detikNews
Rabu, 26 Jun 2019 00:00 WIB
Foto: adv jasaraharja
Foto: adv jasaraharja
Jakarta - Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kecelakaan, Jasa Raharja terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satunya yaitu dengan meningkatkan kualitas di bidang teknologi informasi. Agar kualitas layanan terstandardisasi, Jasa Raharja melakukan sertifikasi ISO 20000-1:2011 perihal IT Service Management yang diterbitkan oleh British Standards Institution (BSI).

Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, menjelaskan bahwa tujuan standarisasi yaitu agar Jasa Raharja bisa bertata kelola dengan baik. Menurutnya, tata kelola yang baik harus dikelola teknologi informasi.

"Alhamdulillah hari ini tadi diterima Direktur Manajemen Resiko dan Teknologi Informasi (MRTI), Pak Wahyu Wibowo. Sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal IT Service Management yang diterbitkan British Standart Institution," ujar Harwan di acara Penyerahan ISO 20000 dari BSI ke Jasa Raharja di Kantor Pusat Jasa Raharja, Rabu (26/6/2019).

British Standards Institution merupakan sebuah lembaga yang biasa melakukan standardisasi skala internasional. Selian itu, sertifikasi ini didukung oleh konsultan yang mendukung Jasa Raharja agar bisa memenuhi standardisasi tersebut.

Sedangkan standar ISO 20000 merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi (IT Service Management). Standar ini berisi persyaratan sistem manajemen layanan teknologi informasi (TI) yang harus dipenuhi agar layanan yang diberikan memiliki kualitas yang dapat diterima oleh masyarakat.

"Masyarakat harus terlayani oleh Jasa Raharja sebagai penyelenggara program perlindungan bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas umum. Sudah barang tentu kami harus memberikan kepastian layanan," terangnya.

Harwan menjelaskan lebih lanjut bahwa di era digital seperti sekarang ini, layanan yang diinginkan masyarakat pasti berbasis TI kekinian. Dengan sertifikasi ini, Jasa Raharja ingin masyarakat sebagai stakeholder akan semakin nyaman berinteraksi dengan Jasa Raharja karena sudah bersertifikasi standar internasional.

Dengan diraihnya ISO, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap Jasa Raharja semakin meningkat. Selain itu, jaminan kualitas yang didukung oleh TI diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan.

Sertifikasi ini dilakukan sebagai upaya peningkatan penerapan tata kelola teknologi informasi serta sesuai dengan PER-03/MBU/02/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-02/MBU/2013 tentang Panduan Penyusunan Pengelolaan Layanan TI. Jasa Raharja memandang penting pengelolaan layanan TI untuk menjaga kelangsungan operasional perusahaan.

Raih Sertifikat ISO/IEC 20000, Layanan Jasa Raharja Makin Go DigitalStandardisasi ini bertujuan agar Jasa Raharja bisa bertata kelola dengan baik (Foto: dok. Jasa Raharja)

Harwan menjelaskan bahwa Jasa Raharja akan lebih go digital. "Sesuai dengan road map perjalanan TI Jasa Raharja lima tahun ke depan yang pasti kita akan lebih go digital. Saat ini kita sudah masuk tahapan awal di mana kita menerbitkan yang namanya aplikasi JRku," terangnya.

Dalam aplikasi ini, terdapat berbagai macam layanan daring yang berkaitan erat dengan Jasa Raharja. Contohnya yaitu layanan pelaporan kecelakaan, pengecekan kendaraan umum yang berijin, layanan peta, serta pengajuan santunan dari korban kecelakaan. Sebagai informasi, aplikasi JRku sudah tersedia di AppStore dan Google PlayStore.

Sebagai perusahaan yang tengah mengembangkan digitalisasi layanan, Jasa Raharja ingin membuat segala regulasi menjadi mudah. Sentuhan di bidang pelayanan antara manusia dengan manusia itu ingin dikurangi sehingga bisa membuat waktu pelayanan menjadi lebih pendek.

"Sampai dengan saat ini, contoh aja di core bisnis kita adalah pelayanan santunan. Dulu mungkin penyelesaian santunan meninggal dunia butuh waktu 4 hingga 5 hari sampai dengan seminggu. Saat ini kita rata-rata kecelakaan meninggal dunia di tempat itu, kami selesaikan sejak kecelakaan hanya satu hari," ungkapnya.

Berkat dari TI dan juga didukung sinergi kemitraan dengan mitra strategis seperti kepolisian, Kakorlantas, Jasa Raharja bisa memperoleh data kecelakaan lalu lintas secara digital. Kemudian perusahaan bisa melakukan penyerahan santunan dengan melakukan transfer tanpa ada sentuhan petugas dengan uang lagi.

Kemudian dari sisi internal, kini surat dinas yang dikeluarkan Jasa Raharja juga sudah go digital. Begitupun dengan disposisi, juga sudah menggunakan surat digital. Jadi lebih cepat dan bisa dilakukan di manapun. Akurasinya juga lebih cepat. Ke depannya, penyimpanan arsip perusahaan juga akan diubah menjadi digital. Hasilnya yaitu terjadi efisiensi dan efektivitas pola kerja manajemen.

"Dari kita planning sampai controlling semua kalau sudah berbasis IT sudah go digital. Insyaallah Jasa Raharja akan semakin ramping dan yang pasti tetap profitable. Karena itu tadi, dari sisi biaya kita bisa kelola dengan baik, pendapatan bisa kita kelola dengan optimal otomatis labanya juga bisa meningkat dan itu yang diharapkan pemegang saham kan seperti itu. Ini semua bisa kita lakukan dengan IT," pungkasnya. (-/)