DetikNews
Minggu 14 Oktober 2018, 00:00 WIB

BNI Sukses Beri Pelayanan & Capai Manfaat Ekonomi di IMF-WB

Advertorial - detikNews
BNI Sukses Beri Pelayanan & Capai Manfaat Ekonomi di IMF-WB Ragam pelayanan dan produk BNI diberikan kepada delegasi IMF-WB 2018 (Foto: dok. BNI)
Jakarta -

Dalam pertemuan tahunan International Monetary Fund World Bank Group (IMF-WB) 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkesempatan menjadi salah satu official banking partner.

Tentunya hal ini menjadi momentum bersejarah bagi BNI. Apalagi kini perekonomian dunia sedang berada pada sesi persaingan dagang yang sengit. Pada IMF-WB 2018, BNI menghadirkan ragam produk dan layanan terbaik kepada para delegasi serta memanfaatkan peluang untuk memperbaiki ekonomi Tanah Air.

Salah satunya adalah BNI menerbitkan 600 Kartu Virtual Account Debit untuk diberikan secara khusus kepada delegasi dari 189 negara.

Direktur Bisnis Ritel BNI, Tambok P Setyawati, mengungkapkan kartu tersebut dilengkapi dengan aplikasi BNI Virtual Account Assistant (BNIVast). Peserta IMF-WB 2018 dapat mengandalkan BNIVast untuk mendapatkan berbagai informasi dan kemudahan dengan cepat dan mudah, termasuk informasi layanan perbankan BNI terdekat.

BNI juga telah memasang 7.432 unit mesin Electronic Data Capture (EDC) di seluruh Bali, termasuk di lokasi utama pertemuan IMF-WB 2018. Maka bisa dikatakan BNI merupakan bank yang memiliki kemampuan untuk menerbitkan kartu debit dengan link ke rekening virtual account.

"Virtual Account BNI sudah teruji dalam event kelas dunia seperti Asian Games 2018 lalu. Kini produk yang sama kami berikan bagi para delegasi pertemuan Tahunan IMF-WB 2018. Dengan BNI Virtual Account ini kami percaya diri melayani setiap perhelatan internasional," jelas Tambok.

BNI Sukses Beri Pelayanan & Capai Manfaat Ekonomi di IMF-WB
Beragam bahasa dipasang untuk petunjuk penerimaan kartu di ATM BNI

Layanan lainnya yang diberikan oleh BNI selama IMF-WB 2018 berlangsung adalah memberlakukan waktu ekstra melalui penyediaan kantor Cabang, ATM, Currency Exchange, dan Automotive Branch (O-Branch). Layanan tersebut buka hingga pukul 22.00 WITA.

Agar memudahkan para delegasi, BNI juga memberikan pelatihan kepada petugas frontliner untuk fasih berbahasa asing sehingga layak menjadi world wide class frontliner. Mereka juga melayani delegasi dengan mengenakan pakaian tradisional Bali. Tujuannya adalah untuk menampilkan sisi budaya Indonesia kepada para delegasi.

Layanan tersebut dilakukan di Kantor BNI Cabang Pembantu Hotel Westin, Bali Nusa Dua Beach hotel, dan Gran Hyatt Hotel.

"Untuk fasilitas Currency Exchange, setiap unitnya melayani penukaran uang untuk 11 mata uang. Namun dengan Kartu Debit Virtual Account BNI, anggota delegasi bisa bertransaksi di 515 ATM BNI di Bali yang dibubuhi petunjuk penerimaan jaringan Kartu GPN, VISA, MasterCard, dan lain-lain dalam 6 bahasa. Hal tersebut merupakan cara BNI untuk menerima dan menghormati tamu dari banyak negara di dunia serta meningkatkan kepercayaan diri para delegasi untuk menggunakannya," jelasnya.

Adapun total transaksi penukaran uang saat IMF-WB berlangsung mencapai 2.700 slip dengan volume transaksi USD 1,7 juta di outlet Money Changer Bandara Kedatangan Internasional Ngurah Rai, Bali dan di outlet sekitar area penyelenggaraan IMF-WB.

Selain itu, BNI juga memperkenalkan sistem pembayaran digital berbasis aplikasi yaitu yap! (Your All Payment). Aplikasi ini dapat menggunakan Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, serta UnikQu (uang elektronik) sebagai sumber dana dalam bertransaksi sehingga transaksi dapat dilakukan secara nontunai (cashless) dan tanpa kartu (cardless).

Ajang IMF-WB 2018 juga dimanfaatkan BNI demi mengimplementasikan interoperabilitas QR Code antara aplikasi yap! dengan aplikasi e-wallet domestik lain seperti T-Cash dari Telkomsel, Bank Sinarmas, Maybank, Permata Mobile, hingga t-money.

Integrasi tersebut diimplementasikan dengan pemasangan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) Code di merchant-merchant BNI. QRIS dapat dipindai oleh aplikasi e-wallet selain yap!.

BNI Sukses Beri Pelayanan & Capai Manfaat Ekonomi di IMF-WB

Delegasi IMF-WB mendapatkan Kartu Virtual Account Debit BNI (Foto: dok. BNI)

Selain payment antar issuer uang elektronik domestik, QRIS juga dapat menerima inbound transaksi dari luar negeri (Singapura) dengan aplikasi LiquidPay yang merupakan salah satu aplikasi pembayaran dimana sumber dana untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit (Mastercard atau Visa).

Tak hanya itu, BNI juga meningkatkan ragam kerja sama dengan beberapa bank koresponden di IMF-WB 2018. Adapun bank tersebut antara lain Standard Chartered, DBS, UOB dan HSBC. Tujuannya agar hubungan binsis yang telah berjalan bisa terus diperkuat. Pada pertemuan yang berlangsung selama 11-12 Oktober ini, BNI dan bank koresponden lain juga memperkuat sinergi bisnis yang mendukung pengembangan kegiatan ekspor Indonesia.

"Dengan semangat 'Bridging Indonesia and the World', BNI siap melayani kebutuhan nasabah untuk transaksi trade dan internasional melalui seluruh kantor cabang dalam negeri dan 8 kantor cabang BNI di luar negeri yang tersebar di Singapura, Tokyo, Osaka, Hong Kong, London, New York, Seoul, dan Yangon," jelas Direktur Bisnis Tresuri & Internasional BNI, Rico Rizal Budidarmo.

BNI juga melakukan pertemuan dengan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) untuk memperkuat hubungan bisnis yang telah berjalan dan membahas komitmen MUFG dalam mendukung transaksi ekspor Indonesia yang dijalankan oleh BNI, khususnya melalui pembiayaan Trade Finance untuk seluruh cabang BNI di dalam maupun luar negeri. MUFG menyatakan kesiapannya untuk menyediakan pembiayaan jangka pendek bagi BNI dalam berbagai mata uang, antara lain USD, JPY, SGD, dan CNY.

Di IMF-WB 2018, BNI juga sukses mendapatkan dukungan pembiayaan dari berbagai lembaga keuangan dunia. Namun BNI tidak melupakan peran utamanya sebagai lembaga intermediasi. Maka BNIturut menyalurkan pembiayaan proyek infrastruktur dan transportasi Indonesia.

Dukungan tersebut direalisasikan melalui penandatangan perjanjian kerja sama dengan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) pada Kamis (11/10/2018) di Nusa Dua, Bali.

Kerja sama BNI dengan PT Hutama Karya (Persero) dilaksanakan dalam bentuk penyaluran Kredit Sindikasi dengan maksimum kredit sebesar Rp 2,45 triliun. Kredit ini dimaksudkan untuk membiayai pembangunan proyek pengerjaan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbanggi Besar - Kayu Agung.

Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengungkapkan dari total nilai investasi pembangunan sebesar Rp 13,57 triliun, sekitar Rp 9,16 triliun (67,53%) di antaranya dibiayai oleh sindikasi perbankan. Pekerjaan konstruksi jalan tol ini per Agustus 2018 telah mencapai mencapai 75,11% dan diproyeksikan akan beroperasi secara komersial pada Oktober 2019.

"Dalam pembiayaan sindikasi perbankan ini, BNI ditunjuk sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunner (JMLAB) bersama dengan Bank Mandiri, CIMB Niaga, PT Sarana Multi Infrastruktur dan BRI. Selain itu, BNI juga berperan sebagai agen escrow atau penampungan," ujarnya.

BNI turut mendukung PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau Garuda Indonesia melalui penyediaan Stand By Letter of Credit (SBLC) yang dapat dimanfaatkan oleh Garuda untuk pengelolaan dana perawatan pesawat.

"Kerja sama fasilitas ini merupakan bentuk kepercayaan BNI kepada Garuda Indonesia yang terus meningkatkan performa perusahaan ditengah daya saing industri penerbangan yang sangat tinggi. Selain itu, BNI juga menjadi mitra strategis Garuda Indonesia yang menyediakan fasilitas transaksi perbankan lainnya, yaitu seperti cash management, pembayaran gaji karyawan, e-tax, hingga kredit konsumer kepada pegawai," kata Putrama.

BNI telah memberikan fasilitas non-cash loan kepada Garuda Indonesia sebesar USD 200 juta yang merupakan persetujuan awal dari rencana sampai dengan USD 400 juta.

Produk dan layanan yang dilakukan oleh BNI lainnya adalah dengan memberikan suvenir khas kepada para delegasi. Sebanyak 2.000 kartu BNI TapCash diterbitkan dengan logo Voyage to Indonesia.

Uang elektronik milik BNI ini bisa digunakan untuk bertransaksi secara cashless di berbagai merchant termasuk Food Court Taman Jepun dan untuk menggunakan taksi Blue Bird serta Golden Bird selama berada di Bali.





(adv/adv)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed