DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 00:00 WIB

Laba Bersih Tumbuh 172,7 %, Direktur Bank Mantap: Kinerja Membaik

advertorial - detikNews
Laba Bersih Tumbuh 172,7 %, Direktur Bank Mantap: Kinerja Membaik Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso beserta jajaran direksi dalam acara paparan kinerja kuartal III/2017/ Foto: Niken Widya Yunita/detikcom
Kuta - Bank Mandiri Taspen (Mantap) membukukan laba Rp 153 miliar (sebelum pajak) hingga September 2017. Sementara laba bersih perseroan pada periode tersebut tercatat Rp 110 miliar.

Nilai tersebut berarti tumbuh 172,7% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal ketiga tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik. Penilaian itu di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

"Kami bersyukur hingga September tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 9,15 triliun," ujar Nurkholis saat menyampaikan paparan kinerja perseroan untuk posisi kuartal III/2017 di Sheraton Bali Kuta Resort, Senin (9/10/2017).

Kredit Bank Mantap hingga September 2017 melonjak 108,4 persen dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai Rp 3,56 triliun. Nurkholis menjelaskan pertumbuhan kredit perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 368,7 persen secara yoy menjadi Rp 6,99 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,62 persen.

"Pada periode yang sama dari penyaluran kredit UMKM tumbuh sebesar 184,9 persen menjadi Rp 6,90 triliun, sedangkan kredit non UMKM mencapai Rp 2,25 triliun atau tumbuh 97,0 persen secara yoy," jelasnya.

Pertumbuhan laba perseroan disamping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 85,61 persen menjadi 84,85 persen dan biaya atas pendapatan (CER) dari 72,72 persen menjadi 65,33 persen," tutup Nurkholis.

Sementara itu Direktur Bank Mantap Muhamad Gumilang menjelaskan sampai dengan September 2017 posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 8,72 triliun. Nilai ini sebesar 108,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Komposisi DPK perseroan masih didominasi oleh deposito yaitu 82,3 persen disusul oleh tabungan 17,3 persen dan giro sebesar 0,4 persen. Pada periode yang sama, fee based income Bank Mantap juga tumbuh 309,3 persen menjadi Rp 113,3 miliar secara yoy. Sementara rasio LDR perseroan berada pada kisaran 85,44 persen dan CAR mencapai 20,73 persen.

"Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi aset. Nilainya tumbuh 152,7 persen dibandingkan dengan posisi September tahun lalu dari Rp 5 triliun menjadi Rp 12,65 triliun," ungkap Gumilang.

(adv/adv)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed