Kinerja Keuangan Bank Mandiri Sampai Dengan Akhir Tahun 2014

- detikNews
Senin, 16 Feb 2015 00:00 WIB
Jakarta - Rekan-rekan Media yang kami hormati,

Selanjutnya, berikut akan kami sampaikan highlight kinerja keuangan Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun 2014.

Meskipun kondisi perekonomian Indonesia hingga akhir tahun 2014 belum sepenuhnya kondusif, yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang melambat, kenaikan BI rate sebesar 25bps menjadi 7,75%, nilai tukar yang mencapai di atas Rp 12.000, dan likuiditas yang masih sangat ketat, namun pencapaian kinerja Bank Mandiri selama tahun 2014 masih cukup menggembirakan. Hal tersebut tercermin dari beberapa indikator kinerja keuangan berikut:

1. Asset meningkat Rp 121,9 triliun atau tumbuh 16,6%, dari Rp733,1 triliun di akhir tahun 2013 menjadi Rp 855,0 triliun di akhir tahun 2014.

2. Kredit meningkat Rp 57,6 triliun atau tumbuh 12,2%, dari Rp472,4 triliun di akhir tahun 2013 menjadi Rp 530,0 triliun di akhir tahun 2014.

3. Net Interest Margin (NIM) meningkat 23 bps menjadi 5,97%.

4. NPL Nett dapat dijaga dibawah 1%.

5. Laba bersih mencapai Rp 19,9 triliun atau tumbuh 9,2% dibandingkan akhir tahun 2013 yang sebesar Rp 18,2 triliun.




Hadirin sekalian,

Memasuki akhir tahun 2014, persaingan dalam penghimpun dana semakin ketat, yang menyebabkan semakin ketatnya likuiditas perbankan.

Namun demikian ditengah ketatnya persaingan dalam penghimpunan dana tersebut, pada akhir tahun 2014 dana yang berhasil dihimpun Bank Mandiri berhasil tumbuh mencapai 14,4% yoy, atau meningkat mencapai Rp 80,0 triliun menjadi Rp 636,4 triliun. Pertumbuhan dana tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana perbankan yang pada November 2014 tumbuh 13,8% yoy.

Beberapa indikator keuangan utama lainnya juga menunjukkan peningkatan dibandingkan akhir tahun 2013, yaitu:
  • Dana murah meningkat Rp 20,6 triliun atau tumbuh 5,7% yoy mencapai Rp380,5 triliun, atau mencapai 60% dari total dana.
  • Ekuitas meningkat sebesar Rp 16,1 triliun atau tumbuh 18,1% dari sebesar Rp 88,8 triliun menjadi Rp 104,8 triliun. Peningkatan ekuitas tersebut terutama berasal dari akumulasi laba tahun lalu dan laba tahun berjalan.
  • CAR meningkat 167 bps menjadi 16,60%, seiring peningkatan modal.
* Catatan : Hingga 10 Februari 2014 Data Statistik Perbankan OJK baru tersedia sampai Nov 2014




Hadirin dan rekan-rekan Media yang kami hormati,

Terkait perolehan laba, sebagaimana telah kami sampaikan pada awal presentasi, sampai dengan akhir tahun 2014 Bank Mandiri berhasil membukukan laba mencapai Rp 19,9 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 9,2% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 18,2 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut terutama berasal dari peningkatan operating income yang meningkat Rp 5,9 triliun atau secara tahunan tumbuh 11,7% menjadi Rp 56,9 triliun, seiring dengan pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai 24,8% menjadi Rp 62,6 triliun. Pendapatan bunga bersih dan premi bersih tumbuh 14,8% menjadi Rp 41,8 triliun, sementara fee based income mencapai Rp 15,1 triliun.

Demikian paparan kinerja Bank Mandiri pada akhir tahun 2014 secara singkat. Berikutnya kami persilahkan Saudara Pahala N. Mansury, CFO Bank Mandiri, untuk melanjutkan paparan kinerja keuangan yang lebih detail.


(adv/adv)