DetikNews
Jumat 05 Desember 2014, 00:00 WIB

Rifky & Robert: 'Meneruskan Usaha Orang Tua Adalah Visi Kami Sejak Dulu'

- detikNews
Rifky & Robert: Meneruskan Usaha Orang Tua Adalah Visi Kami Sejak Dulu
Jakarta -

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa meneruskan usaha orang tua lebih enak daripada merintis usaha sendiri. Tapi kenyataannya berbeda. Meneruskan usaha tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ekspektasi dan kepercayaan yang besar dari berbagai pihak menjadi tantangan tersendiri buat para generasi penerus.

Hal tersebut jugalah yang dialami oleh Rifky (24) dan Robert (23), dua bersaudara yang memutuskan terjun sebagai penerus usaha supermarket bahan bangunan Pratama milik ayahnya, Jacob Sudyono. Butuh usaha dan ketekunan lebih agar mereka dapat mempertahankan kesuksesan yang berhasil diraih sang ayah.

“Beban dan tanggung jawab pasti besar. Tapi ini visi kami sejak dulu dan kebetulan juga kami dipercaya untuk mempertahankan dan mengembangkan lebih lanjut apa yang sudah dirintis papa dari nol. Kepercayaan ini yang harus kita jaga benar-benar. Mempertahankan apa yang sudah ada sekarang itu kan lebih sulit lagi,” ujar Rifky yang merupakan putra sulung Jacob.

Tantangan terbesar yang harus mereka hadapi adalah mempertahankan pelanggan setia dan mencari pelanggan potensial baru untuk datang ke supermarket bahan bangunan Pratama. Butuh usaha lebih untuk menjaring mereka dan memenangkan persaingan karena saat ini semakin banyak pemain di bidang yang sama. Diperlukan program pemasaran yang tepat untuk mempertahankan kesuksesan usaha yang dirintis ayahnya sejak tahun 1997 ini.

Oleh karena itu meski menyandang predikat sebagai penerus usaha, dua bersaudara ini tidak langsung menginginkan posisi istimewa di dalam susunan manajemen Pratama. Kini saat mereka siap menjadi generasi penerus mereka memilih memulai karir dari pos paling rendah di perusahaan milik ayahnya. Mulai dari kasir, customer service, HRD sampai ke bidang pemasaran yang saat ini dipercayakan kepada mereka. Tujuannya adalah untuk belajar.“Banyak karyawan yang sudah ikut papa sejak lama. Mereka lebih senior dan kami yakin lebih mendalami perjalanan usaha ini setiap hari. Nah, karena itu kita mau belajar sama mereka,” ujar Rifky.

Rifky juga menjelaskan bahwa memang benar sejak kecil mereka berdua sudah diajak membantu usaha ayahnya. Mulai dari menimbang paku, menyusun kayu, menjadi kuli angkut hingga menjadi tukang tagih. Ditambah lagi mereka sudah dibekali ilmu Manajemen Pemasaran yang diperoleh dari studi di Universitas Pelita Harapan. Namun tampaknya, pengalaman dan teori yang diperoleh selama pendidikan universitas tidak cukup bagi mereka.

“Kita coba serap semua informasi dari manapun. Kita juga lakukan benchmark dengan home center lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Apa yang bisa diserap dan diadaptasi ke Pratama dan apa kekurangan Pratama yang harus diperbaiki. Kita padukan dengan teori-teori yang kita punya dari kuliah, diskusikan, cari ide kira-kira program pemasaran apa sih yang pas agar Pratama bisa menjaring customer baru,” terang Robert.

Inovasi Generasi Penerus

Sejauh ini beberapa program yang terbilang inovatif berhasil ditelurkan oleh kakak beradik ini. Pertama-tama mereka mengembangkan website untuk supermarket bahan bangunan Pratama. Mereka sadar bahwa di era yang semakin modern seperti saat ini, konsumen lebih memilih mencari informasi mengenai produk dan jasa mereka melalui internet dibandingkan harus jauh-jauh datang langsung.

Website tersebut berisi profil usaha Pratama, stok bahan bangunan yang ditawarkan dari berbagai merek lengkap dengan spesifikasi dan harga serta jasa yang mereka tawarkan. “Website ini sifatnya seperti katalog. Tapi kedepannya kami ingin mengembangkan website ini untuk e-commerce. Jadi semua pelanggan bisa belanja lewat website ini juga,” lanjut pria kelahiran September 1991 ini.

Untuk menjaring pelanggan potensial, dua bersaudara ini juga menghubungi pihak Lippo Mall Cikarang untuk membuka booth dan memamerkan produk-produk bahan bangunan yang dipasarkan Pratama. Pameran ini terbilang unik karena jarang dilakukan sebelumnya.

“Sebenarnya program pameran ini kita sesuaikan dengan target market kita. Kita lihat pelanggan kita mayoritas kalau bukan perusahaan ya ekspatriat yang ingin bangun usaha atau pabrik. Mereka banyak beraktivitas di kawasan Lippo Cikarang. Menghabiskan akhir pekan, makan di Lippo Mall. Jadi lokasi dan acara ini tepat saya rasa untuk kita memperkenalkan Pratama,” jelas Rifky.

Mereka juga bekerja sama dengan produsen bahan bangunan KIA untuk menyediakan jasa roofing rumah bagi pelanggan Pratama yang memerlukan. KIA akan membantu mulai dari perhitungan, desain dan aplikasi roofing tersebut. .

Dirikan Convenience Store

Untuk memanjakan pelanggan yang berkunjung ke Pratama, Rifky dan Robert juga mengadakan program membership dan poin diskon untuk pelanggan. Selama enam bulan pelanggan yang sudah memiliki kartu anggota dapat mengumpulkan poin dengan berbelanja bahan bangunan di Pratama. Poin tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperoleh diskon spesial yang nominalnya lebih besar dari diskon reguler.

Pelanggan yang membawa keluarga juga dapat bersantai di convenience store Ofel yang dikembangkan oleh dua bersaudara ini usai berbelanja di Pratama. Conveniene store yang merupakan proyek murni dari Rifky dan Robert ini sekaligus menjadi diversifikasi usaha Pratama. Sementara untuk kenyamanan aktivitas perbankan perusahaan dan kenyamanan transaksi pembayaran bagi pelanggan generasi penerus ini tetap mengandalkan BCA sebagai mitra bisnis.

“Layanan BCA ini nyaman sekali. Selain Giro, dengan KlikBCA Bisnis dan m- Banking BCA pembayaran ke supplier tidak tertunda. Bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Pihak accounting kita tinggal minta otorisasi saja. Sedangkan pelanggan kita bisa dengan mudahnya belanja menggunakan kartu debit dan kartu kredit BCA,” kompak Rifky dan Robert.

BCA Senantiasa di Sisi Anda


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed