Kisah Anak Muda Indonesia Bertahan di Australia Sebagai Pekerja Gandum

ABC Australia - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 13:09 WIB
Jakarta -

Penutupan perbatasan internasional menyebabkan terjadinya kekurangan tenaga kerja di sektor pertanian Australia tahun ini. Dua orang asal Indonesia termasuk di antara sedikit pekerja yang masih bertahan.

Pekerja Panen Gandum

5.200 km dari Jakarta

Dengan latar belakang bekerja di sektor pariwisata, Ceacillia tak membuang waktu berbagi keindahan Indonesia dengan desa kecil Croppa Creek, sekitar 5.200 kilometer jauhnya dari Jakarta.

"Orang Australia mengira Indonesia itu cuma Bali. Jadi saya ingin memberi tahu orang Australia bahwa Indonesia bukan hanya Bali," kata Ceacillia.

"Kami memiliki begitu banyak tempat-tempat yang indah. Anda harus melihatnya!" ujarnya.

Namun sebelum perbatasan internasional kembali normal, serta panen gandum masih berlangsung, warga desa Croppa Creek untuk sementara cukup merasakan budaya Indonesia dari kedua pekerja ini.

"Kami mengenalkan beberapa budaya dari Indonesia. Kadang jika ada acara khusus kami membuat masakan Indonesia dan membaginya dengan orang Australia," kata Tantan.

"Kami mencoba memperkenalkan budaya, misalnya tentang beragam bahasa di Indonesia. Kami mempromosikan Indonesia."

"Tentunya lebih bagus lagi bila kami mengundang orang Australia datang ke negara kami," tambah Tantan Mukti.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC Rural.

(ita/ita)