Setelah 3 WNI Positif Corona, Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Akan Dites

ABC Australia - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 18:03 WIB
Jakarta -

Setelah Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tiga warga Indonesia yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess positif terpapar virus corona, tes kesehatan untuk pekerja lainnya akan dilakukan.

Sasa, salah satu kru kapal asal Indonesia mengatakan kepada ABC Indonesia semua kru akan diperiksa kesehatannya mulai hari ini (19/02).

"[Saya] nggak tahu apakah diambil darahnya atau bagaimana, pokoknya kita siap dicek kesehatannya," kata Sasa.

Ia juga menjelaskan ada beberapa skenario yang bisa terjadi setelah hari ini, meski belum tahu apa.

Tapi semua kru, menurut Sasa, sudah diminta berkemas, apalagi kru dari Korea sudah dijemput oleh pemerintahnya.

"Kita sebagai Warga Indonesia, kita nunggu jemputan dari KBRI, soalnya KBRI masih rapat dan masih belum fix bisa jemput kita apa enggak," ujar Sasa kepada Hellena Souisa dari ABC News.

"Kalaupun nggak bisa, mau gimana lagi? Kita harus diperpanjang lagi disini sampai 14 hari," tambahnya.

"Kita ada rencana extend 14 hari untuk dikarantina, dan kami semua para kru, mau dipindahkan ke kamar penumpang setelah mereka pulang."

"Tapi sebelum kita pindah ke kamar penumpang, katanya Pemerintah Jepang mau membersihkan kamar-kamar itu terlebih dahulu," tuturnya.

Ucapan 'Thank You' dari penumpang

Food sits in bowls and on plates on a table in a room.

Makanan yang dihidangkan untuk penumpang di kapal pesiar Diamond Princess. (Reuters: Kim Kyung-Hoon)

Pihak KBRI Tokyo yang dihubungi ABC News juga menyampaikan beberapa pilihan yang masih dipertimbangkan.

"Opsi-opsi sedang dipertimbangkan, namun kami belum dengar apa yang diputuskan," kata Eko Santoso Junor, Pejabat Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo di Jepang.

"Karena evakuasi menyangkut Indonesia, maka silakan tanya ke pusat. Kami bertugas monitor di Jepang," sambungnya.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah menyatakan pilihan yang terbuka bagi pekerja Indonesia di kapal Diamond Princess.

"Opsi evakuasi sejak awal dibuka dan kita terus-menerus koordinasi dengan otoritas di Jepang dengan perusahaan kapal tersebut," ujar Retno di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, kemarin (18/2).

Ikuti perkembangan dari keadaan kru kapal pesiar Diamond Princess asal Indonesia di ABC Indonesia.

(nvc/nvc)