Kebakaran Hutan Besar Hanguskan 1 Juta Hektar Lahan di New South Wales

Kebakaran Hutan Besar Hanguskan 1 Juta Hektar Lahan di New South Wales

ABC Australia - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 09:36 WIB
New South Wales -

Lebih dari 350 sekolah dan kampus kejuruan di wilayah negara bagian New South Wales (NSW), Australia, ditutup mulai Selasa (12/11/2019) -jumlah yang bisa diprediksi meningkat -akibat kebakaran hutan besar.

Menteri Utama negara bagian NSW, Gladys Berejiklian, sudah menyatakan keadaan darurat sejak awal pekan ini, memperingatkan warganya untuk menjauhi wilayah semak dan hutan.

Sekitar sejuta hektar lahan di wilayah NSW kini telah hangus dilalap api sejak awal kebakaran ini terjadi.

Ini adalah keadaan darurat pertama di NSW sejak Oktober 2013, ketika kebakaran hutan besar menerjang negara bagian itu dalam kondisi cuaca yang sama, gabungan antara angin kencang dan panas, serta lahan yang kering.

Pemadam kebakaran setempat mengatakan kondisi "bencana" diperkirakan terjadi di wilayah Sydney dan sekitarnya mulai hari Selasa (12/11/2019), sebelum memperluas peringatan ke wilayah Illawarra dan Shoalhaven.

Ini adalah pertama kalinya kawasan Sydney, termasuk Blue Mountains dan Central Coast, menghadapi peringatan bencana dalam 10 tahun sejarah peringkat bahaya kebakaran.

Kondisi panas dan berangin diperkirakan akan memicu kerusakan lebih lanjut, dengan suhu yang diperkirakan akan melonjak hingga pertengahan 30-an derajat.

Menteri Kepolisian New South Wales, David Elliot, mengatakan prakiraan cuaca berpotensi menyebabkan "pekan kebakaran paling berbahaya yang pernah dialami Australia".

Richard dan Katie Taylor bersama anak-anak mereka, Madeline, Grace dan Gus (kiri ke kanan) khawatir untuk kembali ke rumah.

Richard dan Katie Taylor bersama anak-anak mereka, Madeline, Grace dan Gus (kiri ke kanan) khawatir untuk kembali ke rumah. (ABC News: Paige Cockburn)

Warga Wytaliba, Danielle Monks, menunggu di jalanan tertutup selama delapan jam pada hari Minggu (10/11/2019), putus asa untuk mengantarkan makanan dan air kepada mereka yang terjebak di dalam, termasuk suami dan putrinya.

"Mereka belum makan dengan benar sejak Jumat (8/11/2019) ... semua makanan ringan sudah habis," katanya.

Untungnya rumah keluarga Taylor selamat. Mereka berutang kepada tetangga mereka yang memadamkan api di sekitar rumah mereka ketika ia menyadari bahwa mereka tak akan kembali pada waktunya untuk melindungi rumah.

"Itu benar-benar semangat warga yang baik ... seperti seharusnya," kata Taylor.

Sebuah kebakaran bahkan terjadi di sekitar seekor sapi yang baru saja melahirkan di properti Taylor, yang memastikan kelangsungan hidup binatang itu saat api menyapu lahan mereka.

Simak berita-berita lainnya dariABC Indonesia.



(ita/ita)