DetikNews
Selasa 10 September 2013, 12:22 WIB

Di Australia, Napi Dipekerjakan di Proyek Garam Dapat Gaji dan Asuransi

- detikNews
Jakarta -

Menteri Urusan Lembaga Pemasyarakatan Wilayah Utara Australia, John Elferink, mengatakan, perusahaan yang mempekerjakan narapidana di sebuah proyek garam di Australia tengah, membayar mereka dengan \\\'gaji sepantasnya\\\' dan diasuransikan.

Elferink mengatakan, proyek garam dekat Curtin Springs, sekitar 250 kilometer di barat daya Alice Springs itu mengalami kesulitan merekrut pekerja dan kini sedang melatih narapidana yang dikirim oleh Pemerintah Wilayah Utara.

Ia mengatakan, perusahaan itu membayar \\\"gaji sepantasnya\\\'. Para narapidana itu juga dilindungi dengan asuransi kompensasi pekerja.

\\\"Saya mengharapkan para narapidana di lembaga pemasyarakatan Wilayah Utara untuk bekerja,\\\" kata Elferink. \\\"Kalau mereka ternyata berprestasi dalam pekerjaannya, maka kami akan memberi mereka imbalan dengan pekerjaan penuh di luar lapas. Jadi, kalau mereka bekerja di dalam lapas, mereka pada akhirnya akan bekerja di luar lapas.\\\"

Tidak diketahui berapa narapidana yang bekerja di lokasi itu. Proyek garam itu adalah usaha patungan antara Rum Jungle Resources dan Reward Minerals.

Tahun ini pemerintah menerapkan program \\\'Sentenced to a Job\\\' bagi para narapidana di lapas-lapas Wilayah Utara. Mereka dapat dipekerjakan di proyek pemerintah maupun swasta. Hanya narapidana dari golongan yang tidak mendapat penjagaan keamanan ketat yang dapat berpartisipasi dalam program itu.

Dari pendapatan mereka, lima persen dipotong untuk dana bantuan korban dan 125 dolar per minggu untuk menutup ongkos tinggal di penjara.

Para narapidana itu mendapat 60 dolar per minggu untuk uang saku, dan sisa dari penghasilan mereka disalurkan ke yayasan dan mereka akan menerima uang itu pada waktu dibebaskan dari penjara.





(nwk/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed