Detik.com News
Detik.com

Trend ยป TNI AU

  • Enam Pesawat Tim Jupiter TNI AU Tiba di Halim Selasa, 17/03/2015 13:56 WIB
    Enam Pesawat Tim Jupiter TNI AU Tiba di Halim
    6 Pesawat Jupiter yang membawa Jupiter Aerobatik Team (JAT) TNI AU mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Selasa (17/3/2015). Pesawat ini membawa anggota tim aerobatik TNI AU yang dibatalkan penampilannya di Malaysia.
  • Sertijab KSAU dari I Putu Dunia ke Agus Supriatna Kamis, 15/01/2015 14:18 WIB
    Sertijab KSAU dari I Putu Dunia ke Agus Supriatna
    Serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI I Putu Dunia kepada Marsekal Madya Agus Supriatna digelar di Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta Timur, Kamis (15/1/2015) pagi. Sertijab ini dimeriahkan oleh atraksi pesawat tempur TNI AU.
  • Makanan dan Minuman Gratis di Pangkalan Bun Kamis, 08/01/2015 11:28 WIB
    Makanan dan Minuman Gratis di Pangkalan Bun
    Sejumlah perusahaan, lembaga kemanusiaan dan warga mendirikan posko gabungan di Lanud TNI AU Iskandar, Pangkalan Bun Kalteng. Posko ini untuk memberikan dukungan kepada petugas dan awak media yang terlibat dalam pencarian pesawat AirAsia QZ8501.
  • Jenazah Penumpang AirAsia Diterbangkan ke Surabaya Rabu, 07/01/2015 21:43 WIB
    Jenazah Penumpang AirAsia Diterbangkan ke Surabaya
    Sudah 40 jenazah korban jatuhnya AirAsia QZ8501 ditemukan, sebanyak 39 sudah diterbangkan ke Surabaya dan sebagiannya sudah diserahkan kepada keluarga. Dua jenazah terakhir diterbangkan dengan pesawat CN-235 TNI AU dari Pangkalan Bun ke Surabaya siang tadi.
  • 12 Jenazah Dikirim ke Surabaya dengan Hercules Sabtu, 03/01/2015 13:43 WIB
    12 Jenazah Dikirim ke Surabaya dengan Hercules
    Sebanyak 12 jenazah yang berhasil dievakuasi ke landasan udara Iskandar, Pangkalan Bun, hari ini dikirimkan ke Surabaya untuk diidentifikasi dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga. Jenazah tersebut diterbangkan dengan pesawat Hercules A-1320 milik TNI AU.
  • 10 Jenazah Penumpang AirAsia Tiba di Juanda Jumat, 02/01/2015 21:47 WIB
    10 Jenazah Penumpang AirAsia Tiba di Juanda
    Tepat pukul 19.25 Wib, 10 jenazah penumpang AirAsia yang dibawa pesawat CN-235 milik TNI AU dari Lanud Pangkalan Bun, Kalteng tiba di Base Ops Lanudal Juanda, Jumat (2/1/2015). Selanjutnya jenazah tersebut langsung dibawa ke Posko DVI di RS Bhayangkara Polda Jatim.
  • Dua Jenazah Korban AirAsia Tiba di Pangkalan Bun Rabu, 31/12/2014 13:27 WIB
    Dua Jenazah Korban AirAsia Tiba di Pangkalan Bun
    Helikopter Tim SAR mendarat di Bandara TNI AU Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dengan membawa 2 kantong mayat warna hitam, Rabu (31/12/2014). Isinya adalah dua jenazah yang dievakuasi tim SAR.
  • Berdoa Sebelum Menjalankan Misi Rabu, 31/12/2014 12:39 WIB
    Berdoa Sebelum Menjalankan Misi
    Proses evakuasi korban pesawat AirAsia telah memasuki hari keempat. Tim SAR gabungan bekerja keras untuk mengevakuasi korban dan pesawat. Dalam operasi itu terdapat momen-momen mengharukan. Seorang pilot berdoa sebelum melakukan pencarian. Selain itu seorang anggota TNI AU tetap melaksanakan ibadah salat di tengah-tengah operasi pencarian tersebut.
  • Jokowi Pantau Evakuasi AirAsia Selasa, 30/12/2014 18:53 WIB
    Jokowi Pantau Evakuasi AirAsia
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau langsung proses evakuasi AirAsia QZ8501 yang diduga jatuh di perairan laut Jawa, Selasa (30/12/2014). Presiden memantau dari pesawat hercules C-130 milik TNI AU.
  • TNI AU Temukan Serpihan di Selat Karimata Selasa, 30/12/2014 14:02 WIB
    TNI AU Temukan Serpihan di Selat Karimata
    Pesawat TNI AU pencari AirAsia QZ8501 menemukan 10 lebih serpihan atau objek di Selat Karimata, Kalimantan Barat. Lokasi ini termasuk zona V pencarian pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura.
Prev 1 2 3 4 5 ... 9 Next
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%