Minggu, 02/02/2014 15:44 WIB

Satwa-satwa KBS Mati Lagi, Pengelola: Bu Risma Sedih dan Minta Ada Evaluasi

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Walikota Tri Rismaharini sedih dan emosi mendengar dua satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) mati. Dia minta ada evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

"Yang pasti sedih dan sedikit marah setelah kita beri laporan kematian satwa dan terus menanti informasi terbarunya," kata Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS), Ratna Achjuningrum pada detikcom, Minggu (2/2/2014).

Namun kemarahan dan kesedihan Risma, kata Ratna, reda setelah mendapat keterangan bahwa Komodo dan Rusa Bawean yang mati Sabtu kemarin (1/2) bukan karena disengaja tapi karena sakit.

"Kita jelaskan (satwa) mati karena sakit. Ada riwayat penyakitnya," imbuhnya.

Selain itu, kata Ratna, Risma, meminta pihak PDTS melakukan evaluasi pola makan dan monitoring kesehatan satwa agar kematian satwa bisa ditekan dan tidak terjadi lagi. "Bu Risma juga meminta agar terus melakukan evaluasi pola makan satwa hingga mengalami gangguan pencernaan serta monitoring kesehatan," tandas Ratna.

Setelah singa bernama Micheal dan gnu (binatang khas Afrika) mati awal Januari 2014, koleksi KBS lainnya menyusul. Di antaranya kambing gunung, kijang dan komodo. Terakhir, rusa Bawean mati, Sabtu (1/2) kemarin, setelah kakinya diamputasi pekan lalu.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bdh/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%