Selasa, 28/01/2014 13:49 WIB

Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Empat Desa di Jombang

Rois Jajeli - detikNews
Jombang - Selain bencana tanah longsor di Dusun Kopen Desa Ngrimbi Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang juga dirundung bencana banjir yang melanda empat desa di Kecamatan Mojoagung.

"Kawasan yang terkena banjir seperti Kademangan, Mancilan, Janti, Karobelah Kecamatan Mojoagung," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Sudarmawan saat dihubungi detikcom, Selasa (28/1/2014).

Dari informasi yang dihimpun, hujan deras di dataran tinggi Wonosalam membuat sungai meluap. Bahkan, aliran sungai dari Wonosalam yang melintas di kawasan Mojoagung, membuat empat desa di Kecamatan Mojoagung banjir.

Apalagi ada tanggul jebol di kawasan Kampung Sedamar. Kondisi tersebut membuat luberan air semakin meluas dan ketinggiannya sekitar lutut orang dewasa.

"Banjir akibat ada tanggul yang jebol. Sekarang debit air (sungai) berangsur turun," tandasnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(roi/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%