Sabtu, 18/01/2014 16:05 WIB

Updated

Lift Mitra10 Anjlok, Dua Petugas Perbaikan Tewas

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Petugas mengevakuasi korban
Surabaya - Tiga petugas perbaikan lift mengalami kecelakaan kerja saat lift yang ditanganinya tiba-tiba anjlok. 2 Orang tewas dan 1 luka.

Peristiwa itu terjadi di supermarket bahan bangunan Mitra10 Jalan Kedungdoro Surabaya. Suara lift yang terjun bebas dari ketinggian 15 meter terdengar begitu keras hingga mengagetkan para pekerja lain.

"Bangunan di belakang tersebut memang sedang direnovasi termasuk mengganti mesin lift barang," kata Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/1/2014).

Untuk keperluan penggantian mesin lift, pihak Mitra10 memanggil 3 petugas perbaikan lift dari PT Roda Mas. Mereka adalah Slamet (30) warga Kertosono Nganjuk, Sugiarto (43) warga Krembung Sidoarjo dan Wahyu Setiawan (24) warga Klumudan, Saradan.

Mereka bertiga langsung menuju dan masuk lift untuk mengganti mesin. Lift itu sendiri berada di lantai 3. Saat sedang bekerja itulah, diduga sling penahan lift putus. Lift barang tersebut langsung anjlok ke basement atau sekitar 15 meter.

"Suara jatuhnya lift sangat keras," lanjut Manang.

Ketiga petugas itu sudah tergeletak saat ditemukan. Namun satu petugas yakni Wahyu diketahui masih selamat. Bahkan ia sempat berteriak meminta tolong. Wahyu langsung dirujuk ke rumah sakit. Sementara Slamet dan Sugiarto tewas.

"Dua korban tewas karena tertimpa mesin lift. Sementara korban selamat tidak tertimpa. Korban tewas mengalami luka pada kepala sementara korban selamat mengalami patah kaki," tandas Manang.

Kecelakaan kerja tersebut tak mengganggu aktivitas toko. Aktivitas toko berjalan seperti biasa karena peristiwa jatuhnya lift terjadi di bagian belakang atau gudang penyimpanan. Korban tewas dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%