detikcom
Senin, 18/11/2013 17:19 WIB

Dokter Gelar Aksi dr Ayu Dibebaskan, Pasien di RSUD Iskak Terlantar

Irvan Fauzi - detikNews
Aksi solidaritas dokter di Tulungagung ke dr. Dewa Ayu/Irvan Fauzi
Tulungagung - Ratusan pasien di Tulungagung Jawa Timur terlantar sekitar 5 jam di RSUD Iskak. Usut punya usut, rupanya, para dokter melakukan aksi solidaritas terhadap kasus dokter Dewa Ayu Sasiari Prawani yang diduga melakukan malpraktek sehingga mendekam penjara di Manado.

Aksi yang dilakukan ratusan dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Tulungagung ini dengan menggali dukungan sesama dokter dengan cara menandatangani kain putih lalu d bentangkan di depan rumah sakit.

Praktis aksi dokter ini membuat pasien yang mengantre mulai 3 hingga 5 jam harus menunggu. Salah seorang pasien bernama Ghufron mengaku dirinya terpaksa gigit jari lantaran harus menunggu dokter yang tak kunjung datang.

"Saya menunggu dari jam 06.00 WIB tes darah terus menunggu dokter sampai jam 10.00 WIB karena aksi solidaritas itu. Sebenarnya sudah ada, tapi dokter keluar lagi ikut aksi," kata Ghufron kepada wartawan di RSUD Iskak, Senin (18/11/2013).

Sementara aksi puluhan dokter serta karyawan itu menuntut agar membebaskan dokter Dewa Ayu. Sebab dengan dipenjaranya dokter Dewa Ayu dinilai menyudutkan profesi dokter.

"Ini aksi solidaritas berdasarkan imbauan Pengurus Besar IDI. Jam 10.00 WIB tadi mengadakan doa bersama dan aksi solidaritas. Tujuan utamanya jangan sampai tindakan profesi dokter dikriminalisasikan," kata Ikatan Dokter Indonesia (ID) cabang Tulungagung, Kasil Rohmat kepada wartawan.

Sementara peserta membubuhkan tanda tangan pada kain berukuran 5 meter dan menempelkan pada dinding rumah sakit.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%