detikcom
Selasa, 24/09/2013 12:57 WIB

Pilgub Jatim

Sidang MK Hari Ini, Kubu Berkah Persoalkan Dana APBD

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Sidang gugatan hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013 di Mahkamah Konstitusi (MK) akan digelar pada hari ini.

Kubu pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) menyoroti dugaan penggunaan dana APBD Pemprov Jawa Timur yang dilakukan KarSa sebagai pasangan incumbent.

Calon Wakil Gubernur Herman S Sumawiredja menilai, dalam pemilihan kepala daerah penggunaan APBD untuk meraih dukungan rakyat menjadi tren baru dalam dunia politik Indonesia, terutama menjelang pemilu.

"Cara menang dengan curang itu adalah kejahatan politik yang harus diadili," kata Herman melalui rilis yang diterima detikcom, Selasa (24/9/2013).

Katanya, modus baru kejahatan politik tersebut tidak bisa dibawa ke ranah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kepolisian, kejaksaan maupun KPK.

"Hanya bisa diajukan dan bisa diputus MK," terangnya. Kata mantan Kapolda Jatim ini, dana hibah dan bantuan sosial menjelang pilgub mengalami kenaikan yang signifikan, serta ada bantuan untuk pemerintahan desa.

Dalam rilis itu disebut nilainya melebihi Rp 5 triliun. "Ada kejanggalan dan aneh pada 2013 ini terjadi beberapa kali perubahan anggaran," katanya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(roi/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
MustRead close