detikcom
Senin, 23/09/2013 17:17 WIB

Korupsi Perjalanan Dinas Rp 1 Miliar

Kejari Lamongan Tetapkan Empat Ketua Komisi DPRD Jadi Tersangka

Eko Sujarwo - detikNews
Lamongan - Setelah menetapkan 3 tersangka kasus dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas senilai lebih Rp 1 miliar, kini Kejari Lamongan menetapkan lagi 4 tersangka baru. Ke-4 tersangka baru tersebut adalah ketua komisi di DPRD Lamongan.

Kasi Intel Kejari Lamongan, Arfan Halim kepada wartawan mengatakan, ke-4 tersangka baru yang ditetapkan ketua komisi D berinisial N, ketua komisi C berinisial S, ketua Komisi A berinisial J dan bekas ketua komisi B berinisial S, yang kini akan maju dalam pileg 2014 di DPRD Provinsi Jatim.

Arfan menjelaskan, ke 4 tersangka baru didapatkan setelah pihaknya memeriksa lanjutan 3 tersangka lama kasus penyelewengan anggaran perjalanan dinas tahun 2012. Dia menuturkan selain 4 tersangka baru, tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah.

Sementara modus yang dilakukan 4 tersangka baru berbeda dengan 3 tersangka lama. Jika 3 tersangka lama adalah penyalahgunaan administrasi, kali ini 4 tersangka baru ini adalah pemakai anggaran dan ikut dalam proses penyelewengan anggaran.

"Kemungkinan besar bisa bertambah tersangka baru seiring dengan pemeriksaan yang kami lakukan," jelasnya.

Berdasarkan hitungan sementara kejaksaan, kata Arfan, kerugian negara penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas ini lebih Rp 1 miliar. Namun, untuk kerugian yang pasti pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sebelumnya, Rabu (5/6) lalu menetapkan 3 tersangka kasus dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas tahun 2012. Ketiga tersangka adalah sekretaris DPRD Lamongan, pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DPRD Lamongan dan biro perjalanan (travel) yang ditunjuk. Tersangka-tersangka ini muncul setelah 100 pejabat di Lamongan diperiksa.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%