Detik.com News
Detik.com
Senin, 29/07/2013 17:18 WIB

Gubernur Jatim Jamin Tahun Depan Bojonegoro Bebas Banjir

Ainur Rofiq - detikNews
Gubernur Jatim Jamin Tahun Depan Bojonegoro Bebas Banjir Dok Humas Pemprov Jatim
Bojonegoro - Gubernur Jatim Soekarwo menjamin mulai tahun 2014 beberapa daerah yang dilalui Sungai Bengawan Solo akan bebas dari banjir. Sebab, Pemprov Jatim telah menyediakan dana Rp 1,3 Triliun untuk mengeruk sungai.

Daerah yang nantinya dijanjikan akan terbebas dari banjir yakni, Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, dan Gresik.

Menurut pria yang akrab disapa Pakde Karwo, apabila bengawan solo sudah dikeruk, maka air yang mengalir semula hanya 640 m3 per detik, bisa menjadi 2.500 m3 per detik.

"Diharapkan masyarakat nantinya bisa panen minimal dua kali per tahun karena tata guna perairan diatur dengan baik," kata Pakde Karwo ketika melakukan silaturahmi dan safari Ramadan bersama alim ulama se Kab Bojonegoro, di Islamic Center Jl Panglima Polim, Senin (29/7/2013).

Sementara, Ketua panitia Hasan Bisri mengatakan, pertemuan silaturahmi yang dihadiri 1.000 kiai, alim ulama, dan tokoh masyarakat ini diharapkan membawa berkah bagi semua.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%