detikcom
Jumat, 26/07/2013 02:13 WIB

Dini Hari, 2 Pemotor Jadi Korban Tabrak Lari di Jalanan Jakarta

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Terjadi dua peristiwa tabrak lari pada dini hari ini. 2 Pemotor menjadi korban, 1 orang di antaranya tewas.

Peristiwa pertama terjadi Jumat (26/7/2013) sekitar pukul 00.00 WIB. Seorang pemotor menjadi korban tabrak lari di Jalan Medan Merdeka Barat arah Jalan Thamrin, tepatnya di depan Kemenhub, Jakarta Pusat. Korban yang belum diketahui identitasnya ini dilarikan ke RS Tarakan.

"Masih dalam penanganan petugas di lapangan," kata petugas TMC Polda Metro, Briptu Harlen, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (26/7/2013). Dia mengatakan belum mendapat laporan dari petugas di lapangan mengenai identitas dan kondisi korban.

Kecelakaan kedua terjadi di Flyover Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pemotor yang mengendarai motor bernopol D 2556 VP tewas menjadi korban tabrak lari.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat ini petugas juga masih menangani kasus tersebut.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/rni)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%