detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 09/07/2013 23:07 WIB

Malang Selatan Banjir

M Aminudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Malang - Hujan yang mengguyur seharian menyebabkan wilayah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, terendam banjir setinggi hingga 1 meter.

Sebanyak 650 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat tempat tinggalnya terendam air dan lumpur. "Sekitar 650 KK harus mengungsi," kata Amirullah Yasin petugas dari PMI Kabupaten Malang berada di lokasi, Selasa (9/7/2013) malam.

Yasin mengungkapkan, 650 KK itu tersebar di tiga dusun, yaitu Rowo Terate, Palung, dan Krajan. "Informasi terakhir Dusun Gunung Tumo juga terendam. Kita belum cek ke sana," ungkap dia.

Air setinggi 1 meter lebih mulai menyapu pemukiman warga sejak pukul 20.00 Wib. Kini ketinggian air sudah mencapai batas jembatan penghubung menuju Pantai Sendangbiru. "Terparah Rowo Terate," tegas Yasin.

Puluhan petugas Polri, TNI, dan relawan berjibaku membantu warga untuk mengungsi di tempat aman. Kondisi cuaca hingga Pukul 22.50 Wib, hujan deras belum mereda.

Banjir disebabkan meluapnya Sungai Panguluran akibat tak dapat menampung besarnya debit air. Seorang warga bernama Wahyu mengaku jika banjir kali ini cukup besar dibanding banjir sebelumnya.

"Sudah lama tidak pernah banjir. Di tugu banjirnya sudah 1 meteran," kata Wahyu warga Sitiarjo.Diduga banjir terjadi karena Sungai Sitiarjo meluap karena tak mampu menampung curah hujan yang cukup tinggi.

Desa Sitiarjo memang menjadi langganan banjir. Dua sungai besar, yakni Bambang dan Penguluran mengalir di desa tersebut.
"Ini terparah dari tahun 2003 dan 2010," tegas Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilianto kepada detikcom.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(gik/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close