Detik.com News
Detik.com

Selasa, 09/07/2013 14:19 WIB

Rapat Pembahasan Pergantian Wawali Surabaya Dihujani Interupsi

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Pasca pengunduran diri Bambang DH, DPRD Surabaya mulai membahas pergantian siapa yang akan menduduki kursi wakil walikota Surabaya dengan menggelar rapat paripurna.

Rapat dengan agenda pembentukan panitia pemilihan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Ahmad Suyanto ini diwarnai interupsi para anggota dewan yang hadir. Rapat paripurna dinilai tidak sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku.

"Harusnya dibentuk panitia khusus terlebih dahulu. Baru kemudian dibentuklah panitia pemilihan sesuai dengan hasil konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri," kata Masduki Thoha, anggota Fraksi PKB saat interupsi, Selasa (9/7/2013).

Masduki pun meminta agar rapat paripurna dihentikan, karena rapat paripurna yang digelar siang ini digelar setelah Badan Musyawarah menggelar rapat dan langsung menetapkan rapat paripurna untuk pembentukan panitia pemilihan wakil wali kota.

"Ini jelas salah dan keliru serta tidak sesuai dengan mekanisme pemilihan wakil walikota," tutur Masduki mengakhiri interupsinya kepada pimpinan rapat.

Hal senada diungkapkan Erick R Tahalele, anggota Fraksi Golkar yang mengatakan bahwa proses pergantian wawali harus dilakukan sesuai dengan aturan mekanisme. Karena pihaknya khawatir akan berdampak hukum dikemudian hari jika tidak dilakukan dengan sesuai mekanisme.

"Kalau harus dibentuk Pansus pemilihan maka ya dibentuk dahulu, baru dibentuk Panitia Pemilihan," ujarnya.

Hal ini membuat Ahmad Suyanto, menskors beberapa menit untuk melakukan koordinasi dengan pimpinan fraksi. "Kami minta masing-masing ketua fraksi berkumpul untuk melakukan koordinasi," katanya.

Saat ini, unsur pimpinan DPRD dan seluruh ketua fraksi sedang melakukan lobi di ruang khusus DPRD Surabaya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%