detikcom
Sabtu, 15/06/2013 13:11 WIB

Ratusan Anak Sunat Massal Diarak Motor Harley

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Sekitar 120 anak di Surabaya dan berbagai daerah dikhitan massal. Bakti sosial ini peringatan HUT ke 67 Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD) dan HUT ke 50 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), di Mako Denpom V/4 Surabaya Kodam V Brawijaya.

Ratusan anak itu dari Surabaya dan beberbagai daerah di Jatim. Seperti Kabupaten Bangkalan, Sumenep dan daerah lainnya.

Anak-anak yang dikhitan di ruang aula Norman Sasono komplek Mako Denpom V/4 ini mendapat hiburan, dengan diarak mengendarai motor gede (moge) Harley milik anggota HDCI Kota Surabaya di komplek Mako Denpom V/4.

Wajah anak-anak yang sebelumnya takut, akhirnya tersenyum puas setelah menumpang moge. "Ya enak," ujar Slamet salah satu peserta sunatan massal, Sabtu (15/6/2013).

Sementara Ketua Harian HDCI Kota Surabaya Tonny Wahyudi mengatakan, kegiatan mengajak keliling anak peserta khitan dengan moge Harley, untuk memberitahukan bahwa moge Harley tidak garang seperti yang dibayangkan anak-anak.

"Selain itu, mereka kita ajak mengendarai untuk menghilangkan rasa takut sebelum dikhitan," terangnya.

Dalam acara tersebut, terlihat keakraban antar personel Denpom, HDCI maupun anak-anak yang akan dikhitan.

"Kegiatan ini dalam rangka bakti sosial untuk memperingati HUT ke 67 POMAD dan HUT ke 50 HDCI. Setiap tahun kita agendakan kegiatan semacam ini atau bakti sosial, serta menjalni kerjasama dengan HDCI," jelas Danpom Kodam V Brawijaya Kolonel CPM Rudi Yulianto.

Suasana khitanan massal tersebut juga diwarnai jerit tangis peserta khitan. Bahkan ada yang membuka sarungnya dan meminta orang tuanya untuk mengipasi agar tidak gerah dan panas. Namun, acara tersebut secara keseluruhan berjalan lancar.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%