detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 15/06/2013 13:11 WIB

Ratusan Anak Sunat Massal Diarak Motor Harley

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Sekitar 120 anak di Surabaya dan berbagai daerah dikhitan massal. Bakti sosial ini peringatan HUT ke 67 Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD) dan HUT ke 50 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), di Mako Denpom V/4 Surabaya Kodam V Brawijaya.

Ratusan anak itu dari Surabaya dan beberbagai daerah di Jatim. Seperti Kabupaten Bangkalan, Sumenep dan daerah lainnya.

Anak-anak yang dikhitan di ruang aula Norman Sasono komplek Mako Denpom V/4 ini mendapat hiburan, dengan diarak mengendarai motor gede (moge) Harley milik anggota HDCI Kota Surabaya di komplek Mako Denpom V/4.

Wajah anak-anak yang sebelumnya takut, akhirnya tersenyum puas setelah menumpang moge. "Ya enak," ujar Slamet salah satu peserta sunatan massal, Sabtu (15/6/2013).

Sementara Ketua Harian HDCI Kota Surabaya Tonny Wahyudi mengatakan, kegiatan mengajak keliling anak peserta khitan dengan moge Harley, untuk memberitahukan bahwa moge Harley tidak garang seperti yang dibayangkan anak-anak.

"Selain itu, mereka kita ajak mengendarai untuk menghilangkan rasa takut sebelum dikhitan," terangnya.

Dalam acara tersebut, terlihat keakraban antar personel Denpom, HDCI maupun anak-anak yang akan dikhitan.

"Kegiatan ini dalam rangka bakti sosial untuk memperingati HUT ke 67 POMAD dan HUT ke 50 HDCI. Setiap tahun kita agendakan kegiatan semacam ini atau bakti sosial, serta menjalni kerjasama dengan HDCI," jelas Danpom Kodam V Brawijaya Kolonel CPM Rudi Yulianto.

Suasana khitanan massal tersebut juga diwarnai jerit tangis peserta khitan. Bahkan ada yang membuka sarungnya dan meminta orang tuanya untuk mengipasi agar tidak gerah dan panas. Namun, acara tersebut secara keseluruhan berjalan lancar.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(roi/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%