Jumat, 14/06/2013 18:25 WIB

Kebun Milik Warga Sumenep Tiba-tiba Amblas

Ahmad Rahman - detikNews
Tanah amblas jadi tontonan warga/ Ahmad R
Sumenep - Warga Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Sumenep, digemparkan dengan fenomena alam di daerahnya. Kebun milik seorang warga tiba-tiba amblas sepanjang 500 meter dengan lebar 50 meter.

Salah satu warga Desa Kecer, Matrawi (35) mengatakan, awalnya warga sempat mendengar suara gemuruh sekitar pukul 06.00 WIB. Namun warga tidak menghiraukan, dan baru mengetahui adanya tanah amblas seusai salat Jumat.

"Baru tahu tanah amblas setelah solat Jumat tadi," kata Matrawi, kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/6/2013).

Fenomena yang dianggap unik ini pun membuat ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Dasuk berbondong-bondong ke lokasi untuk melihat kebun yang amblas.

Melihat kondisi itu, warga sekitar tanah amblas mengaku khawatir kejadian itu akan merembet ke rumah warga yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi.

"Saya khawatir sekali ini sampai ke rumah nanti," kata Khatijah (25), warga setempat.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab amblasnya tanah yang di atas tertanan pohon siwalan dan ketela pohon itu.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%