Rabu, 05/06/2013 16:33 WIB

Penyelewengan Perjalanan Dinas DPRD, Kejari Lamongan Tetapkan 3 Tersangka

Eko Sudjarwo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Lamongan - Setelah memeriksa 50 anggota DPRD dan pejabat Lamongan, kejari setempat akhirnya menetapkan 3 orang sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas DPRD Lamongan tahun 2012.

Penetapan 3 tersangka ini setelah dilakukan pemeriksaan intensif selama lebih kurang 3 bulan lamanya.

Kasi Intel Kejari Lamongan, Arfan halim mengatakan, untuk sementara pihaknya sudah menetapkan 3 orang sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas tahun 2012.

Ketiga tersangka, kata Arfan, adalah Abdul Munir sekretaris DPRD Lamongan, Rifianto, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DPRD Lamongan dan Muniroh, selaku biro perjalanan (travel) yang ditunjuk.

"Sementara baru ada 3, sembari menunggu proses pemeriksaan yang masih berlangsung hingga kini," kata Arfan kepada wartawan, Rabu (5/6/2013).

Arfan mengungkapkan, dari proses pemeriksaan yang dilakukan tim Kejari Lamongan semuanya mengarah ke mereka. Karena sejumlah barang bukti seperti berita acara SPPD daftar penerima juga mengarah ke ketiga tersangka tersebut.

Sementara, besarnya kerugian negara dugaan penyelewengan perjalanan dinas ini pihaknya belum bisa dinominalkan. Arfan juga menjelaskan, pihaknya juga meminta bantuan instansi lain seperti BPK untuk melakukan audit terhadap anggaran yang diduga diselewengkan. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%