detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 05/06/2013 11:27 WIB

TKI Asal Lamongan Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal di Malaysia

Eko Sudjarwo - detikNews
Lamongan - Lagi-lagi kabar tak sedap nasib TKI. Kali ini TKI asal Lamongan yang bekerja di Malaysia tewas karena ditusuk orang tak dikenal.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, TKI tersebut adalah Hisbullah Huda alias Bowo (31) warga Desa Karanganom Kecamatan Karang Binangun. Bowo tewas karena ditusuk orang tak dikenal saat baru pulang kerja.

Kepala Desa Karanganom, Rofiq membenarkan jika Bowo salah seorang warganya yang kerja di Malaysia tewas karena ditusuk orang tak dikenal.

Kejadian penusukan, kata Rofiq, terjadi Senin lalu (3/6). Pihaknya menerima kabar meninggalnya korban dari salah seorang teman Bowo di Malaysia. "Bowo meninggal pada hari senin lalu akibat luka tusuk," kata Rofiq kepada detikcom, Rabu (5/6/2013).

Rofiq mengatakan, jenasah Bowo dikabarkan tiba di Bandara Juanda pukul 15.00 WIB dan diperkirakan akan tiba di rumah duka di Desa Karanganom pada malam hari nanti. "Kabar yang kami terima jenasah akan tiba nanti malam," ujarnya.

Saat ini, keluarga dan warga desa sudah menyiapkan kedatangan jenazah. Mereka berharap pemerintah Indonesia bersedia membantu keluarga dengan mendesak pemerintah malaysia mengusut tuntas kasus penusukan yang menewaskan Bowo.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%