detikcom
Minggu, 02/06/2013 16:00 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah Sindir 'Brengos' Takut Sama Perempuan

Dion Fajar - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Dion Fajar
Tuban - Pemilihan Gubernur Jawa Timur makin dekat. Suhu politik memanas, saling menjegal dan menghadang. Khofifah yang pencalonannya 'terhadang' dengan prosentasi dukungan pun buka suara.

Ketua Umum PP Muslimat NU ini melontarkan sindirian kepada rivalnya yang dinilai ketakutan bila dirinya maju dalam pemilihan yang digelar Agustus 2013.

"Tolonglah hargai kesempatan warga yang sedang berproses dalam demokrasi yang akan datang. Brengosnya aja yang tebel, tapi sama perempuan takut," kata Khofifah kepada wartawan usai Harlah Muslimat NU Tuban di Gedung Graha Sandya Tuban, Minggu (2/6/2013).

Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tersebut juga meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jatim dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jatim untuk bersikap adil dan tegas.

Terutama terhadap pemasalahan dukungan ganda Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) kepada dua pasangan Bacagub Karsa (Soekarwo dan Saifullah Yusuf) dan Koher (Kofifah dan Herman S Sumowiredja).

Bagi Khofifan Indar Parawansa, mengungkap keaslian tanda tanganbukan perkara yang sulit. Karena hal itu bisa dibuktikan dengan cara uji forensik.

"Bawa ke Polda Jatim atau Polri pasti bisa diketahui. Mana yang asli dan mana yang palsu," kata Khofifah menanggapi adanya dukungan ganda PPNUI.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gik/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%