detikcom
Kamis, 30/05/2013 16:34 WIB

Data Desk Pilkada, Pasangan Incumben Peroleh Suara Terbanyak Pilbup Lumajang

Santi Rahayu - detikNews
Lumajang - Hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Lumajang yang dilakukan desk Pilkada Kabupaten Lumajang mencatat, pasangan incumben Sjahrazad Masdar dan As'at Malik sebagai peraih suara terbanyak.

"Penghitungan ini bersifat sementara saja. Karena, penghitungan yang kemudian akan ditetapkan, tetap menjadi ranah KPU Kabupaten Lumajang," kata Ketua Desk Pilkada Kabupaten Lumajang Abdul Fatah Ismail di Kantor Pemkab Lumajang, Kamis (30/5/2013) siang.

Dari penghitungan yang dilakukan desk Pilkada di 1.872 TPS, hasilnya pasangan incumbent H Sjahrazad Masdar - H As'at Malik (SA'AT) mendapatkan suara sebanyak 35,39 persen, pasangan H Agus Wicaksono - KH Adnan Syarif (ARIF) memperoleh suara 24,57 persen, pasangan H Ali Mudhori - H Samsul Hadi (ASA) memperoleh suara sebanyak 33,65 persen dan pasangan Indah-Kafi memperoleh suara sebanyak 6,40 persen.

"Untuk jumlah suara kita tidak menyampaikan di sini, karena kami khawatir dinilai mengumumkan hasil perhitungan ini. Hasil perhitungan resmi nanti menjadi kewenangan KPU Lumajang melalui rapat pleno," ujar Asisten Tata Praja Kabupaten Lumajang Mashudi kepada deticom.

Ia menambahkan, sumber penghitungan yang dihimpun adalah melalui daftar rekapitulasi per TPS yang telah ditanda-tangani oleh KPPS (Kelompok Petugas Pemungutan Suara).

"Karena itu, sumber resmi ini valid dari setiap TPS atau real count. Data ini dilaporkan per kecamatan dan dari Kecamatan disampaikan ke Sekretariat Desk Pilkada di Kantor Pemkab. Hasil ini dihimpun hingga pukul 22.00," bebernya.

Dari hasil penghimpunan suara, tambah Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Lumajang Hendro Agung, jumlah angka ketidakhadiran masyarakat ke TPS alias golput juga terdata cukup tinggi. Angka golput pada pilkada ini mencapai 29 persen.

"Jumlah ini mengalami peningkatan 1 persen dibandingkan pelaksanaan Pilkada Tahun 2008 lalu. Dimana, waktu itu angka ketidakhadiran masyarakat ke TPS atau golput mencapai 28 persen," jelas Hendro Agung.

Dengan adanya hasil sementara dari desk Pilkada, Abdul Fatah Ismail meminta masyarakat bersabar untuk menunggu hasil penghitungan akhir oleh KPU Lumajang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%