Selasa, 28/05/2013 15:21 WIB

Jika Pasangan ASA Tetap Maju, Usman Minta Pilbup Lumajang Diulang

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Pemilihan Bupati (Pilbup) Lumajang akan semakin memanas. Pasalnya, KPU Jatim meloloskan pasangan cabup-cawabup nomor urut 3, Ali Mudhori-Samsul Hadi (ASA) yang diusung PKB versi Ali Mudhori, meski oleh PTUN Surabaya dianulir pencalonannya.

Menanggapi keputusan KPU Jatim tersebut, pasangan Usman Effendi-Ahmad Jauhari yang diusung PKB versi Rofiq Abidin pun mengajukan permohonan gugatan ke PTUN.

Hasilnya, putusan majelis hakim PTUN nomor 58/G/2013/PTUN.SBY memutuskan, mengabulkan gugatan para penggugat yakni membatalkan penetapan nama pasangan cabup dan cawabup Lumajang DR H Ali Mudhori dan Samsul Hadi.

"KPU Jawa Timur telah melanggar Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012 pasal 63 ayat 1. Makanya kami menggugat KPU Jatim ke PTUN," ujar Abdul Syukur, kuasa hukum pasangan Usman Effendi-Ahmad Jauhari kepada wartawan di Surabaya, Selasa (28/5/2013).

Ia mengatakan, jika KPU tetap melaksanakan coblosan Pilbup Lumajang pada Rabu (29/5/2013) besok, maka pihaknya meminta coblosan diulang, sebelum dilakukan pelantikan pada 24 Agustus 2013.

"Entah siapakah yang memenangkan nanti, kami tetap meminta diulang dan pasangan klien kami diikutsertakan pada pilkada ulang," tegasnya, sambil menambahkan, KPU telah melanggar yakni telah menerima 2 kali perubahan kepengurusan DPC PKB Lumajang dari Ali Mudhori ke Masito dan berubah lagi ke Muzaki.

Dalam putusan PTUN itu, gugatan pencabutan pasangan ASA dikabulkan. Sedangkan tuntutan pasangan Usman-Jauhari agar namanya ditetapkan sebagai pasangan calon tidak dikabulkan.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%