Detik.com News
Detik.com
Kamis, 23/05/2013 14:19 WIB

Pengumuman UN SMA, Besok Pelajar Dilarang Konvoi

Norma Anggara - detikNews
Pengumuman UN SMA, Besok Pelajar Dilarang Konvoi
Surabaya - Hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) setingkat SMA diumumkan besok, Jumat (24/5/2013). Para pelajar dilarang konvoi!

Untuk mencegah euforia berlebihan perayaan kelulusan UN, Satlantas Polrestabes Surabaya gencar mensosialisasikan slogan "Unas Tanpa Konvoi". Polisi mengimbau agar pengumuman kelulusan UN sebaiknya diarahkan ke hal-hal positif.

"Momen kelulusan biasanya selalu dihiasi arak-arakan dan euforia yang berlebihan. Tapi, pengumuman kelulusan SMA pada Jumat (24/5/2013) besok akan beda," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif saat dihubungi detikcom, Kamis (23/5/2013).

Konvoi kelulusan yang hampir selalu terjadi setiap pengumuman hasil UN dianggap sering menimbulkan korban jiwa karena kecelakaan lalu lintas.

Sabilul menjelaskan, pihak kepolisian akan bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk menggelar pentas seni antar sekolah yang memperebutkan Piala Walikota. Pentas seni dan budaya akan menggantikan aksi konvoi kelulusan sekolah.

"Dengan cara menampilkan karya di depan adik-adik kelasnya. Saat pengumuman tidak menggunakan seragam sekolah tapi menggunakan baju batik atau baju tematik," tutur Sabilul.

Rencananya, kegiatan pentas seni kelulusan siswa SMA akan digelar seminggu setelah pengumuman kelulusan. Sementara saat pengumuman hasil UN besok, siswa akan diliburkan. Bagi yang tidak lulus akan dikirim surat ke rumahnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrm/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%