detikcom
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB

Bus Rombongan Nelayan asal Kalsel Terbakar di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bus Damri yang terbakar/Ghazali D
Situbondo - Sebuah bus berpenumpang rombongan kelompok nelayan asal Kalimantan Selatan (Kalsel) terbakar di jalan raya hutan Baluran, Situbondo, Kamis (23/5/2013).

Kebakaran diduga akibat korsleting kabel itu membuat bagian belakang Bus Damri P-7074-UV hangus. Terbakarnya mesin bus di bagian belakang membuat sebanyak 36 penumpangnya panik. Mereka saling berebut keluar dari pintu depan bus. Sebab saat bersamaa pintu belakang bus malah terkunci.

"Saya duduk di bangku belakang. Awalnya saya dengar bunyi krek-krek dari mesin. Tak lama lalu keluar asap dan api. Kami langsung panik, apalagi pintu belakang tidak bisa dibuka. Kami semua keluar lewan (pintu) depan," kata Suriansyah, salah satu penumpang di lokasi kejadian.

Beruntung api yang melalap bagian belakang bus tak sampai merembet ke bagian tengah dan depan bus. Begitu turun dari bus, hampir semua penumpang menyiramkan air mineral dan memukul-mukulkan ranting pohon ke arah api. Sebagian penumpang juga memecah kaca belakang bus dengan balok kayu agar asap tidak mengepul dalam bus. Upaya penumpang tidak sia-sia, karena dalam tempo cepat api bisa segera dipadamkan.

Pantauan detikcom menyebutkan, bus Damri P 7074 UV yang terbakar hingga pukul 11.20 Wib masih teronggok di tepi jalan raya hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih. Percikan api, bau kabel terbakar dan asap tipis sisa kebakaran sesekali masih keluar dari bagian belakang bus yang hangus. Sambil menunggu evakuasi bangkai bus, polisi terpaksa membuka arus lalu lintas setempat dengan sistem buka tutup guna menghindari kemacetan.

"Dugaannya korsleting kabel. Sekarang kami menunggu mobil derek. Nanti bus ini akan kami tarik ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran," papar Aiptu Suratman, Kanit Pos Lantas 905 Baluran.

Sopir bus, Agus Sugiono (50) mengaku awalnya tidak tahu kalau bagian belakang busnya terbakar. Pengemudi asal Arjasa, Jember, itu baru sadar setelah penumpangnya berteriak-teriak busnya terbakar. Karena ikut panik, Agus langsung menghentikan busnya di atas ruas jalan raya dan meminta semua penumpangnya turun.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%