detikcom
Selasa, 21/05/2013 17:17 WIB

Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik

Purwo S - detikNews
Pacitan - Naas menimpa Farid Fermansyah (5) warga Nanggungan, Pacitan. Bocah laki-laki itu meregang nyawa setelah tubuhnya tersengat aliran listrik saat bermain di rumah tetangga.

Informasi yang dihimpun, sebelum maut menjemput korban bermain di halaman rumah milik Wahyudi. Saat itu korban tidak sendirian. Ada anak sebaya lain bernama Jian yang memang diketahui teman sepermainannya.

Lantaran asyik bermain, keduanya tidak menyadari jika bahaya mengancam. Sumber petaka berasal dari sepotong kabel yang terurai dan jatuh ke tanah. Korban meninggal setelah memegangnya.

"Korban diduga kuat meninggal setelah tersengat aliran listrik di kabel tersebut," terang AKP Sardjono, Kapolsekta Pacitan kepada detikcom, Selasa (21/5/2013) sore.

Tentu saja, peristiwa yang menimpa anak perangkat desa bernama Suyadi (41) sontak menyita perhatian warga sekitar. Sebagian berupaya melakukan evakuasi dengan terlebih dulu memutus aliran listrik.

Polisi yang mendapat laporan langsung mengadakan olah TKP. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, selain melakukan visum, aparat juga meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk diantaranya pemilik rumah.

"Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tambahnya.

Mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh tegangan listrik, Sardjono mengimbau masyarakat lebih berhati-hati memperlakukan salah satu sumber energi tersebut.

Yakni dengan memastikan instalasi yang ada aman dari jangkauan, terutama anak-anak. Selain itu, pengawasan terhadap mereka dinilai penting agar kasus serupa tidak terulang.

"Kita masih menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian orang tua atau pihak lain," tandasnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%