Detik.com News
Detik.com

Selasa, 21/05/2013 12:00 WIB

Video Brutal Siswi Pasuruan Menyebar ke Warga

Muhajir Arifin - detikNews
Video Brutal Siswi Pasuruan Menyebar ke Warga aksi kekerasan pelajar/Muhajir Arifin
Pasuruan - Sepekan terakhir, dunia pendidikan di Kota Pasuruan digegerkan dengan beredarnya video kekerasan pelajar perempuuan. Video berdurasi 2.6 menit itu menampilkan aksi brutal seorang cewek yang menghajar siswa berseragam. Video tersebut sudah menyebar ke kalangan siswa dan warga.

Dari rekaman yang terlihat, aksi kekerasan tersebut dilakukan di sebuah teras rumah. Korban diketahui berinisial M, memakai seragam salah satu SMA di Pasuruan. Dia dihajar habis-habisan oleh pelaku. Pelaku memakai seragam ektrakulikuler tersebut diketahui pelajar di SMAN 2 Kota Pasuruan.

Dalam video yang didapat detikcom, Selasa (21/5/2013), tampak pelaku dan korban ngobrol di sofa. Aksi brutal kekerasan diawali ketika pelaku merebut handphone korban. Setelah melihat layar handphone yang diduga membaca pesan, pelaku diam beberapa saat dengan ekspresi penuh amarah.

Selang beberapa detik, pelaku langsung memukul kepala korban. Rangkai penganiayaan pun dimulai. Korban dijambak, dipukul, dicakar juga ditendang. Pelaku terus menghajar meski korban tak melawan dan hanya menangis dan meutupi wajahnya yang menjadi sasaran amukan.

"Sepurane Mbak, sepurane... (Maaf Mbak, maaf...)," tangis korban meminta belas kasihan.

Selain korban dan pelaku utama, tampak dalam video yang direkam dengan kamera handphone itu 3 siswi mengenakan seragam yang sama dengan korban. Mereka hanya melihat dan sesekali ikut menampar. Ada yang bersedekap layaknya bos. Tampak juga seorang ibu yang mengendong anaknya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%