detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 21/05/2013 12:00 WIB

Video Brutal Siswi Pasuruan Menyebar ke Warga

Muhajir Arifin - detikNews
aksi kekerasan pelajar/Muhajir Arifin
Pasuruan - Sepekan terakhir, dunia pendidikan di Kota Pasuruan digegerkan dengan beredarnya video kekerasan pelajar perempuuan. Video berdurasi 2.6 menit itu menampilkan aksi brutal seorang cewek yang menghajar siswa berseragam. Video tersebut sudah menyebar ke kalangan siswa dan warga.

Dari rekaman yang terlihat, aksi kekerasan tersebut dilakukan di sebuah teras rumah. Korban diketahui berinisial M, memakai seragam salah satu SMA di Pasuruan. Dia dihajar habis-habisan oleh pelaku. Pelaku memakai seragam ektrakulikuler tersebut diketahui pelajar di SMAN 2 Kota Pasuruan.

Dalam video yang didapat detikcom, Selasa (21/5/2013), tampak pelaku dan korban ngobrol di sofa. Aksi brutal kekerasan diawali ketika pelaku merebut handphone korban. Setelah melihat layar handphone yang diduga membaca pesan, pelaku diam beberapa saat dengan ekspresi penuh amarah.

Selang beberapa detik, pelaku langsung memukul kepala korban. Rangkai penganiayaan pun dimulai. Korban dijambak, dipukul, dicakar juga ditendang. Pelaku terus menghajar meski korban tak melawan dan hanya menangis dan meutupi wajahnya yang menjadi sasaran amukan.

"Sepurane Mbak, sepurane... (Maaf Mbak, maaf...)," tangis korban meminta belas kasihan.

Selain korban dan pelaku utama, tampak dalam video yang direkam dengan kamera handphone itu 3 siswi mengenakan seragam yang sama dengan korban. Mereka hanya melihat dan sesekali ikut menampar. Ada yang bersedekap layaknya bos. Tampak juga seorang ibu yang mengendong anaknya.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%