detikcom
Minggu, 19/05/2013 10:00 WIB

Candi di Lamongan Dikenal Punya Mitos Turunkan Pangkat

Eko Sudjarwo - detikNews
File: detiksurabaya.com
Lamongan - Penemuan candi di Desa Patakan Kecamatan Sambeng, Lamongan, memiliki kisah tersendiri bagi warga desa. Sebutan candi tak bernama itu juga dikenal angker dan sering dijadikan tempat bertapa.

Selain dianggap angker, candi yang tidak pernah dikunjungi warga ini dikenal memiliki mitos. siapa saja yang naik ke bukit tersebut, maka bisa turun pangkat.

Kepala Dusun Patakan Desa Patakan, Siswanto mengaku, warga memiliki banyak mitos di candi tersebut. Salah satunya mitos yang berkembang siapa saja pejabat yang ke bukit candi tersebut pasti nantinya akan turun pangkat.

"Warga percaya itu sehingga tidak ada satupun pejabat yang mau ke areal bukit candi," kata Siswanto kepada detikcom, Minggu (19/5/2013).

Dia menambahkan, dulunya lokasi candi seringkali dijadikan tempat bertapa. Namun lama-kelamaan candi tersebut tidak lagi dijadikan tempat bertapa. Sementara selama ini warga sekitar mencoba memanfaatkan area candi untuk bercocok tanam.

Seperti pohon jati dan lain-lain. Namun tiap kali pohon jati ditanam, warga merasa tanaman tersebut tidak pernah bisa tumbuh. Kini, warga hanya memanfaatkan lahan sekitar candi untuk ditanami jagung, namun hasilnya tidak bisa maksimal.

"Berulang kali kami mencoba menanam pohon jati, berulang kali pula pohon-pohon itu akhirnya mati," ungkapnya.

Dari pantauan detikcom, batu-batu di sekitar candi sudah banyak yang diambil warga. Di dalam candi ada terowongan. Menurut warga terowongan itu jarang dimasuki orang dan tertutup dengan tanaman liar yang juga dihuni ular.

"Batu batu candi itu kini sudah banyak yang diambil warga untuk dipakai sebagai bahan membuat mushola," pungkasnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
MustRead close