detikcom
Kamis, 16/05/2013 15:41 WIB

Pilgub Jatim, Bambang DH-Said Launching Ikon 'Jempol'

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Pasangan Bambang DH-Said Abdullah meluncurkan simbol perjuangan 'Jempol' untuk bertarung dalam Pilgub Jatim 2013. Tak hanya itu, pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini juga mengenalkan tagline 'I Like Bambang-Said'

"Hari ini kita sosialisasikan tag line dan simbol perjuangan kita 'Jempol'. Mudah-mudahan identifikasi ini lebih cepat dikenal sampai ke masyarakat. Sehingga masyarakat tidak keliru memilih pemimpinnya," ujar BDH, sapaan akrab Bambang DH kepada wartawan di sela acara launching 'Jempol' di Taman Bungkul Jalan Raya Darmo Surabaya, Kamis ((16/5/2013).

Kenapa memilih 'Jempol'? Bambang-Said menganggap ikon 'Jempol' tidak diskriminatif. Semua orang punya Jempol, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, lansia kakek-nenek. Serta Jempol tidak membeda-bedakan suku, ras, etnik, bangsa, warna kulit, agama dan golongan.

Jempol juga menjadi panduan sikap kepemimpinan bagi Bambang-Said, J= Jujur, E= Eling (selalu ingat/sadar atas amanat kepemimpinan), M= Mituhu (taat aturan), P= prigel (cekatan), O= open (merawat) dan L=Loman (murah hati, senang, berbagi.

"Bambang-Said milik semua orang, tanpa membeda-bedakan latar belakang, warna kulit, asal-usul, gender dan hal-hal lain yang diskriminatif," jelasnya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%