Kamis, 16/05/2013 14:17 WIB

Briptu Rani Menghilang, Kapolres Mojokerto Dipanggil Kapolda Jatim

Tamam Mubarrok - detikNews
Briptu Rani
Mojokerto - Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho dipanggil Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko. Kapolres dipanggil atas menghilangnya Briptu Rani Indah yang heboh di kalangan kepolisian.

Pengamatan detikcom, beberapa wartawan yang hendak menggali informasi keberadaan Briptu Rani kepada Kapolres, dilarang oleh sejumlah polisi. Alasannya, Kapolres akan berangkat ke Polda Jatim dengan sifat penting.

Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Lilik Achiril Ekawati membenarkan jika Kapolres dipanggil Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko. "Bapak dipanggil ke Polda sekarang. Mohon maaf," kata Lilik kepada wartawan di ruang lobi, Kamis (16/5/2013).

Lilik juga menegaskan, jika Kapolres dipanggil Kapolda Jatim terkait kasus kaburnya Briptu Rani yang heboh di media massa. "Pak Kapolres dipanggil terkait Briptu Rani yang kabur," tukas Lilik.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%