Rabu, 15/05/2013 13:02 WIB

Pemenggal Kepala di Bangkingan Sempat Makan Hati Ibu Kandungnya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Satu fakta cukup sadis ditemukan dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Supardi terhadap ibunya, Akhiyah. Selain memenggal kepala ibunya, pelaku juga membelah dada ibunya mengambil hati dan memakannya.

"Memang benar, hati itu dimakan," kata AKP Agung Pribadi kepada wartawan, Rabu (15/5/2013).

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu mengatakan, Akhiyah sekarat setelah tengkuknya dipukul palu oleh anak ketiganya itu. Untuk menghabisi nyawa ibunya, SUpardi memenggal kepala AKhiyah menggunakan parang.

"Setelah memenggal, tersangka merobek dada ibunya menggunakan pisau dapur," lanjut Agung.

Pria 30 tahun itu kemudian merenggut organ hati dengan tangannya. Hati bersama darah yang keluar ditampung di rantang plastik. Sebagian hati itu kemudian dicabik menggunakan tangan dan dimakannya.

"Tersangka tak menjelaskan apa alasannya memakan hati ibunya. Dia hanya mengatakan rasanya enak saat memakannya," tambah Agung.

Namun hati itu tak dimakan seluruhnya. Supardi menyisakan separuhnya. Setelah itu dia pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah orang tuanya. Bapak satu anak itu lantas membersihkan bercak darah yang menempel di baju.

"Tersangka tak melakukan mutilasi. Dia memenggal untuk menghabisi nyawa ibunya dan merobek dadanya untuk memakan hatinya," tandas Agung.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%