detikcom
Rabu, 15/05/2013 12:52 WIB

Menghilang dari Polres Mojokerto, Rani Dinilai Polisi Cantik yang Humoris

Tamam Mubarrok - detikNews
Briptu Rani
Mojokerto - Polisi wanita cantik asal Bandung yang sedang diburu Propam Polres Mojokerto sudah memiliki satu anak, namun dia sudah bercerai dengan suaminya.

"Iya benar. Dia sudah menikah namun bercerai," kata Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Lilik Achiril Ekawati kepada detikcom, Rabu (15/5/2013).

Informasi yang dihimpun, Briptu Rani telah menikah dengan Briptu E, anggota Brimob Polda Jatim yang telah dipecat dari kepolisian. Briptu E dipecat karena melanggar kedisiplinan dan sering tidak masuk dinas.

Briptu Rani Indah di mata kawan-kawannya di Polres Mojokerto dinilai sosok yang baik dan humoris. Tak heran, jika dia memiliki kawan.

salah satu rekan Briptu Rani yang keberatan namanya disebut mengaku cukup kaget dengan kepergiaannya yang tanpa ada pesan apapun. Polisi cantik yang dinas di Bagian Perencanaan itu juga dianggap sosok yang selalu terbuka.

"Jika ada masalah, Rani selalu bercerita pada para sahabatnya," kata sumber detikcom.

Briptu Rani di Polres Mojokerto pernah menempati bertugas di Satuan Lalu Lintas dan Sie Umum dan Bagian Perencanaan. Sebelum dinas di Mojokerto, Briptu Rani mengawali karir di Polwil Bojonegoro.

Rani yang menghilang 3 bulan itu, kini diketahui berada di rumah orangtuanya di Bandung. Dia tinggal bersama putrinya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gik/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%