Detik.com News
Detik.com
Selasa, 14/05/2013 18:50 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah Luncurkan 'Jatim Berkah'

Rois Jajeli - detikNews
Pilgub Jatim, Khofifah Luncurkan Jatim Berkah
Surabaya - Setelah resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa langsung mengumumkan slogannya. 'Jatim Berkah', yang artinya Jawa Timur Bersama Khofifah dan Herman.

Ketua PP Muslimat NU ini mengungkap bahwa majunya dirinya bersama mantan kapolda Jatim sudah diputuskan parpol pengusungnya.

"Semua keputusan itu ada di tangan DPP PKB. Sekarang kita dan masyarakat harus mewujudkan Jatim Berkah,' ujar Khofifah kepada wartawan
usai mendaftar di Kantor KPU Jatim, Surabaya, Selasa (14/5/2013).

Bagi Khofifah, majunya bersama mantan orang nomor satu di Polda Jatim yang dikenal jujur, bersih dan tegas itu akan bisa diterima publik. Sebab sudah lama warga Jatim mengidamkan pemimpin yang mampu mengayomi semua golongan.

Karena itulah, pasangan Jatim Berkah inipun langsung mendaftar ke KPU. Karena persyaratan sudah final, maka dirinya merasa tak perlu lagi menunda-nunda.

"Saya rasa kita sudah cukup kalau syarat minimum 15 persen, kita merasa sudah cukup dan bismilah. PKB, PKPB, PKPI, PK, PMB, PPNUI mereka cukup dan maju bersama, bismilah kita berangkat bersama-sama," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/gik)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%