detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 14/05/2013 17:59 WIB

Polisi Cantik Dinas di Polres Mojokerto Sudah 3 Bulan Hilang

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Seorang polisi cantik yang sehari-hari dinas di Polres Mojokerto menghilang. Hampir tiga bulan, Briptu Rani Indah sama sekali tidak berdinas. Upaya pencarian pun dilakukan, namun tak membuahkan hasil.

Informasi yang dihimpun detikcom, Propam Polres Mojokerto sudah berusaha mencari Briptu Rani Indah di kosnya yang terletak di Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari maupun di daerah asalnya di Komplek Neglasari I, Jl Negla Suci 26, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat.

"Kita belum tahu persis kemana dia dan ada apa," Kata Kasi Propam Polres Mojokerto Ipda Edi Fajar, Selasa (14/5/2013).

Propam juga menetapkan Briptu Rani Indah masuk dalam lembaran DPO (Daftar Pencarian Orang). Dalam lembaran itu, tertulis lengkap foto dan ciri-ciri fisiknya.

Polisi cantik ini bernama lengkap Rani Indah Yuni Nugraeni. Kelahiran Bogor 18 Juni 1988 dengan tinggi badan 165 Cm, berat 60 Kg serta wajahnya oval serta berhidung mancung.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%