detikcom
Selasa, 14/05/2013 17:59 WIB

Polisi Cantik Dinas di Polres Mojokerto Sudah 3 Bulan Hilang

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Seorang polisi cantik yang sehari-hari dinas di Polres Mojokerto menghilang. Hampir tiga bulan, Briptu Rani Indah sama sekali tidak berdinas. Upaya pencarian pun dilakukan, namun tak membuahkan hasil.

Informasi yang dihimpun detikcom, Propam Polres Mojokerto sudah berusaha mencari Briptu Rani Indah di kosnya yang terletak di Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari maupun di daerah asalnya di Komplek Neglasari I, Jl Negla Suci 26, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat.

"Kita belum tahu persis kemana dia dan ada apa," Kata Kasi Propam Polres Mojokerto Ipda Edi Fajar, Selasa (14/5/2013).

Propam juga menetapkan Briptu Rani Indah masuk dalam lembaran DPO (Daftar Pencarian Orang). Dalam lembaran itu, tertulis lengkap foto dan ciri-ciri fisiknya.

Polisi cantik ini bernama lengkap Rani Indah Yuni Nugraeni. Kelahiran Bogor 18 Juni 1988 dengan tinggi badan 165 Cm, berat 60 Kg serta wajahnya oval serta berhidung mancung.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%