detikcom

Selasa, 14/05/2013 15:47 WIB

Tunggu Penyelidikan, Puluhan Joki PMB di UMM Dipulangkan

Muhammad Aminudin - detikNews
Malang - Puluhan joki yang tertangkap saat mengikuti tes penerimaan mahasiswa baru (PMB) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), akhirnya dipulangkan. Keputusan itu dilakukan sembari menunggu proses penanganan hukum terhadap mereka.

"Iya kami pulangkan semua. Tapi kartu identitas masih kita sita," ujar Nasrullah, Humas UMM kepada detikcom, Selasa (14/5/2013) siang.

Menurut Nasrullah, pihaknya juga sudah memulangkan Prayoga Wira dan Viqhi Aswi, dua mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Surabaya (ITS), yang diduga menjadi otak dari perjokian tersebut.

"Dua mahasiswa ITS itu juga kita kembalikan ke orang tua mereka masing-masing. Tapi barang bukti dan identitasnya masih kita sita," imbuh Nasrullah.

Nasrullah menegaskan, dalam pengungkapkan perjokian itu, diamankan 31 orang termasuk dua mahasiswa ITS tersebut. Belum diketahui, 29 orang itu sebagai joki atau korban.

"Mereka korban atau pengguna masih kita selidiki, yang jelas dua mahasiswa ITS itu otak dari perjokian ini," tegasnya.

Kini rektorat UMM tengah menggelar rapat tertutup bersama aparat kepolisian. Pertemuan itu untuk menentukan langkah hukum sebagai tindaklanjut pengungkapan kasus perjokian tersebut.

"Sekarang masih rapat tertutup, pak rektor bersama PR 2 dan pejabat Polres Malang," tutup Nasrullah.

Menurut dia, langkah hukum bakal menunggu dari hasil pertemuan itu. Karena pihaknya akan menyerahkan proses hukum ke polisi. "Tunggu hasil pertemuan ini," tuturnya.

Diketahui, jika para pelaku perjokian mematok harga sebesar Rp 750 ribu per orangnya. Untuk tahap awal, para korban diminta membayar separuh dari biaya tersebut. "Korban diminta bayar separuh dulu," sebut Nasrullah.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%