detikcom
Selasa, 14/05/2013 14:53 WIB

Pembunuh Warga Bangkingan Hingga Kepala Putus Anaknya Sendiri

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Tak perlu waktu lama bagi polisi menemukan pelaku pembunuh Akhiyah, warga Bangkingan Timur Kecamatan Lakarsantri, yang tewas tanpa kepala. Yang mengejutkan pembunuh Akhiyah adalah anaknya sendiri, Supardi.

"Tersangka mengakui perbuatannya," kata AKBP Farman kepada wartawan di lokasi pembunuhan di Bangkingan Timur II/6, Lakarsantri, Selasa (14/5/2013).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu mengatakan, setelah kejadian, polisi segera mengumpulkan para saksi dan mereka dimintai keterangan di Polsek Lakarsantri.

Para saksi adalah suami dan anak Akhiyah serta para kuli bangunan yang kebetulan sedang membangun rumah Suwarni, anak bungsu Muntalib dan Akhiyah. Rumah itu berdampingan dengan rumah Akhiyah.

"Tersangka membunuh ibunya menggunakan palu," tambah Farman.

Selain palu, kata Farman, pihaknya juga menemukan barang bukti lain di lokasi yakni sebuah pisau dapur, parang yang gagangnya lepas, serta sebuah perkakas kayu.

"Alat itu semuanya digunakan untuk membunuh dan memenggal kepala korban," tandas Farman.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%