Minggu, 12/05/2013 12:04 WIB

Preman Terminal Gresik Bentrok, Satu Tewas Ditusuk

Miftahul Arif - detikNews
Halaman 1 dari 2
pelaku diamankan polisi/Miftahul Arif
Gresik - Lima orang preman yang setiap hari mangkal di Terminal Gresik terlibat bentrok dan saling serang satu sama lain. Akibat bentrokan itu, seorang preman tewas akibat ditusuk dengan senjata tajam.

Sedangkan satu orang lainnya kondisinya kritis, dan dirujuk ke RSUD DR Soetomo Surabaya.

Preman tewas bernama Haris (32) warga Bojonegoro ini tewas setelah ditusuk oleh Erwin, preman kelahiran Cepu, Jawa tengah. Sedangkan, Sukur, kondisinya kritis setelah tertusuk di bagian paru-paru.

Sedangkan dua preman lainnya, bernama Yuli (32) dan Andik (30) kabur usai bentrokan terjadi. Namun, Satuan Reskrim Polres Gresik bergerak cepat dan berhasil mengamankan Erwin pelaku penusukan.

Kasat Reskrim Polres Gresik Akp M Nur Hidayat mengatakan, dari hasil penyidikan, bentrokan tersebut dipicu salah paham antara Erwin, pelaku dengan Haris, korban tewas.

"Perkelahian satu lawan empat orang, kasusnya masih kita kembangkan mas, ada dua fersi, kalau tersangka mengaku salah paham, bisa juga rebutan wilayah," kata AKP M Nur Hidayat kepada detikcom.

Menurut Hidayat, peristiwa bentrokan ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (11/5/2013). Haris salah satu preman yang disegani di wilayah terminal Gresik, tiba-tiba menghampiri Erwin. oleh Haris, Erwin dituduh sering mengaku atau menjual nama Haris.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%