detikcom
Rabu, 08/05/2013 12:25 WIB

KPUD Surabaya Pergoki Dua Bakal Caleg Berusia di Bawah 21 Tahun

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Hasil verifikasi Daftar Calon Legisatif Sementara (DCS) KPUD Kota Surabaya ditemukan 2 orang masih berusia dibawah 21 tahun alias melanggar persyaratan.

Menurut Komisioner KPUD Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Edward Dewaruci, pengajuan dua orang yang berusia dibawah umur itu merupakan pelanggaran berat.

Meski begitu, pihak KPUD tidak akan memberikan sanksi bagi parpol yang menyertakan dua bakal caleg dibawah umur.

"Harus diganti dan pasti dicoret karena masuk dalam pelanggaran berat," katanya kepada detikcom, Rabu (8/5/2013).

Sayang Edward mengaku lupa identitas dan asal parpol yang mengajukan bakal caleg berusia dibawah 21 tahun tersebut.

"Tapi parpol yang bersangkutan masih bisa memperbaikinya dan harus menggantinya dalam proses perbaikan selama 2 minggu waktu yang kita berikan," ujarnya.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ze/gik)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%