detikcom
Rabu, 08/05/2013 12:25 WIB

KPUD Surabaya Pergoki Dua Bakal Caleg Berusia di Bawah 21 Tahun

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Hasil verifikasi Daftar Calon Legisatif Sementara (DCS) KPUD Kota Surabaya ditemukan 2 orang masih berusia dibawah 21 tahun alias melanggar persyaratan.

Menurut Komisioner KPUD Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Edward Dewaruci, pengajuan dua orang yang berusia dibawah umur itu merupakan pelanggaran berat.

Meski begitu, pihak KPUD tidak akan memberikan sanksi bagi parpol yang menyertakan dua bakal caleg dibawah umur.

"Harus diganti dan pasti dicoret karena masuk dalam pelanggaran berat," katanya kepada detikcom, Rabu (8/5/2013).

Sayang Edward mengaku lupa identitas dan asal parpol yang mengajukan bakal caleg berusia dibawah 21 tahun tersebut.

"Tapi parpol yang bersangkutan masih bisa memperbaikinya dan harus menggantinya dalam proses perbaikan selama 2 minggu waktu yang kita berikan," ujarnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ze/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close