detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/05/2013 12:25 WIB

KPUD Surabaya Pergoki Dua Bakal Caleg Berusia di Bawah 21 Tahun

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Hasil verifikasi Daftar Calon Legisatif Sementara (DCS) KPUD Kota Surabaya ditemukan 2 orang masih berusia dibawah 21 tahun alias melanggar persyaratan.

Menurut Komisioner KPUD Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Edward Dewaruci, pengajuan dua orang yang berusia dibawah umur itu merupakan pelanggaran berat.

Meski begitu, pihak KPUD tidak akan memberikan sanksi bagi parpol yang menyertakan dua bakal caleg dibawah umur.

"Harus diganti dan pasti dicoret karena masuk dalam pelanggaran berat," katanya kepada detikcom, Rabu (8/5/2013).

Sayang Edward mengaku lupa identitas dan asal parpol yang mengajukan bakal caleg berusia dibawah 21 tahun tersebut.

"Tapi parpol yang bersangkutan masih bisa memperbaikinya dan harus menggantinya dalam proses perbaikan selama 2 minggu waktu yang kita berikan," ujarnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ze/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close