Detik.com News
Detik.com
Rabu, 08/05/2013 11:34 WIB

Perkusi Apung 4 Jam Non Stop SMAN Kejayan Sedot Perhatian Warga

Muhajir Arifin - detikNews
Perkusi Apung 4 Jam Non Stop SMAN Kejayan Sedot Perhatian Warga Perkusi apung di Sungai Cumplong/Muhajir
Pasuruan - Beginilah cara siswa SMAN 1 Kejayan, Pasuruan berkampanye 'Sungai Sehat'. Mereka menampilkan perkusi apung 4 jam non stop di atas Sungai Cumplong sepanjang 100 meter. Aksi mereka menyedot perhatian warga.

Penampilan perkusi apung digelar di Sungai Cemplong, Kejayan, Rabu (8/5/2013). Sebanyak 360 siswa dari semua kelas terlibat dalam gelaran ini. Mereka membagi diri dalam 32 grup perkusi dimana setiap grup terdiri dari 5-8 orang.

Seru! Para siswa beraksi dia atas panggung apung yang dibuat dari rakit bambu, drum bekas dan ban bekas. Mereka sangat fasih memukul peralatan perkusi dari kaleng bekas, pertalatan rumah tangga dan barang daur ulang lain.

Para siswa menghentak serempak. Panggung apung yang mereka naiki pun bergerak seiring irama perkusi. Ratusan warga yang melihat ikut bergoyang. Mereka tertawa dan ikut gembira.

Semakin semarak karena para peserta mengenakan kostum beraneka ragam. Seperti kostum tentara, wisuda, patrol, adat jawa, pandu sorak, anak band hingga kostum kerajaan.

"Sengaja kita gelar di sungai agar siswa semakin sadar akan kelestarian sungai, bahwa menjaga kebersihan sungai itu penting," kata Edy Santoso, panitia acara.

Menurut Edy, kesadaran siswa tidak bisa terwujud jika hanya diberi pelajaran di ruang kelas. "Ini gabungan dari mata pelajarana seni budaya dan muatan lokal mitigasi," imbuh Edy.

Andika Ika Sasmita, siswa kelas 11 IPA 2 mengatakan sangat antusias mengikuti acara tersebut. Selain bisa bergembira bersama, gelaran tersebut juga menjadi bahan penilaian dalam mata pelajaran seni budaya. Menurut dia, dengan akan digelarnya perkusi apung, para siswa bisa bersih-bersih sungai.

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%