detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/05/2013 11:34 WIB

Perkusi Apung 4 Jam Non Stop SMAN Kejayan Sedot Perhatian Warga

Muhajir Arifin - detikNews
Perkusi apung di Sungai Cumplong/Muhajir
Pasuruan - Beginilah cara siswa SMAN 1 Kejayan, Pasuruan berkampanye 'Sungai Sehat'. Mereka menampilkan perkusi apung 4 jam non stop di atas Sungai Cumplong sepanjang 100 meter. Aksi mereka menyedot perhatian warga.

Penampilan perkusi apung digelar di Sungai Cemplong, Kejayan, Rabu (8/5/2013). Sebanyak 360 siswa dari semua kelas terlibat dalam gelaran ini. Mereka membagi diri dalam 32 grup perkusi dimana setiap grup terdiri dari 5-8 orang.

Seru! Para siswa beraksi dia atas panggung apung yang dibuat dari rakit bambu, drum bekas dan ban bekas. Mereka sangat fasih memukul peralatan perkusi dari kaleng bekas, pertalatan rumah tangga dan barang daur ulang lain.

Para siswa menghentak serempak. Panggung apung yang mereka naiki pun bergerak seiring irama perkusi. Ratusan warga yang melihat ikut bergoyang. Mereka tertawa dan ikut gembira.

Semakin semarak karena para peserta mengenakan kostum beraneka ragam. Seperti kostum tentara, wisuda, patrol, adat jawa, pandu sorak, anak band hingga kostum kerajaan.

"Sengaja kita gelar di sungai agar siswa semakin sadar akan kelestarian sungai, bahwa menjaga kebersihan sungai itu penting," kata Edy Santoso, panitia acara.

Menurut Edy, kesadaran siswa tidak bisa terwujud jika hanya diberi pelajaran di ruang kelas. "Ini gabungan dari mata pelajarana seni budaya dan muatan lokal mitigasi," imbuh Edy.

Andika Ika Sasmita, siswa kelas 11 IPA 2 mengatakan sangat antusias mengikuti acara tersebut. Selain bisa bergembira bersama, gelaran tersebut juga menjadi bahan penilaian dalam mata pelajaran seni budaya. Menurut dia, dengan akan digelarnya perkusi apung, para siswa bisa bersih-bersih sungai.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%