detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 07/05/2013 17:47 WIB

Gabungan Elemen Islam Ancam Eksekusi 4 Buron Pembunuh Habib Alwi

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - Sebanyak 10 perwakilan elemen FPI (Front Pembela Islam), LPI (Laskar Pembela Islam), Simpatisan Habib Alwi, dan Formabes (Forum Masyarakat Madura Bersatu) mengikuti mediasi dengan Wadireskrimum Polda Jatim AKBP Prasetijo Utomo.

Bila polisi dianggap tak mampu menangkap 4 buron pembunuh Habib Alwi, elemen massa siap mengeksekusi.

Hal ini ditegaskan Ketua FPI wilayah Surabaya, Habib Mahdi usai mengikuti mediasi. Saat itu, polisi berjanji akan segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Habib Alwi, tokoh ulama Sampang yang dibunuh 30 Oktober 2012.

"Kasusnya sudah lama berlalu. kawan-kawan kita pernah menjumpai 4 tersangka yang masih buron, Jalal, Samsul, Sayari dan Muhammad masih bebas berkeliaran di Surabaya," kata Habib Mahdi di Mapolda Jatim, Selasa (7/5/2013).

Kalau memang polisi tak sanggup menangkan, lanjut dia, maka kami bisa mengeksekusi 4 buron itu secara tradisional. Pernyataan itu pun langsung disambut riuh oleh massa.

"Allahu Akbar! Allahu Akbar!," seru massa.

Massa yang berjumlah sekitar 300an ini berasal dari Pamekasan, Sampang, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Gresik dan Malang. Sekitar 20 kendaraan, massa berasal dari Sampang, 5 mobil dari Pamekasan serta beberapa mobil datang dari Probolinggo, Pasuruan, Pandaan, Gresik dan Malang.

Menurut informasi yang dihimpun, dari enam tersangka pembunuhan ini, baru dua yang ditangkap. Yakni Mastuki yang sekarang dalam proses sidang di Sidoarjo, dan Matawi yang proses hukumnya berlangsung di Sampang.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nrm/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close