detikcom
Senin, 06/05/2013 12:38 WIB

Tuding Pilihan Bupati Cacat Hukum, PDIP Bondowoso Ancam Golput

Chuk S Widarsha - detikNews
Bondowoso - Kader PDIP di Bondowoso tidak akan menyalurkan hak pilihnya atau golput dalam pemilihan bupati. Alasannya, pelaksanaan Pilbub Bondowoso yang digelar hari ini sudah cacat hukum.

"Pilkada ini telah menciderai demokrasi. Selain cacat hukum, campur tangan penguasa setempat juga sangat kuat," kata Ketua DPC PDIP Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, saat ditemui detiksurabaya.com, Senin (6/5/2013).

Dia mengimbuhkan, alasan mendasar lainnya adalah karena PKNU telah menarik dukungan terhadap pasangan calon Mustawiyanto-Abdul Manan (MUNA). Sehingga, dalam pilkada ini hanya ada satu pasangan calon.

"Padahal, sesuai dengan perundangan yang berlaku, Pilkada tidak bisa digelar jika hanya ada satu pasangan calon saja," kata Irwan yang juga wakil Ketua DPRD setempat ini.

Pernyataan golput yang disampaikan Irwan Bachtiar ternyata juga diikuti ratusan kader partai bergambar kepala banteng tersebut. Mereka beramai-ramai mendatangi kantor DPC PDIP di Jl A Yani, Badean.

Pantauan detiksurabaya.com, ratusan massa PDIP dari beberapa wilayah di Bondowoso menyerahkan undangan dan kartu pemilih ke DPC PDIP. Aksi itu sebagai simbol bahwa mereka juga tak menggunakan hak pilihnya.

"Golput ini kami lakukan karena demokrasi di Bondowoso sudah mati karena campur tangan penguasa," kata Siswanto, yang mengaku berasal dari Taman Krocok ini



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%